Pelindo Pastikan Pelayanan Kontainer Tanjung Priok Normal
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan aktivitas logistik dan pelayanan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok tetap berjalan normal.
Hal ini menyusul sorotan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terhadap penumpukan ribuan kontainer yang telah mengantongi Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB).
>>> Polri Tegaskan Hak Tunggal Penerbitan SIM dan Rincian Biaya Resmi
Peningkatan arus barang sepanjang tahun ini masih dapat ditangani melalui berbagai langkah operasional bersama operator terminal dan instansi terkait.
Data Pelindo Regional 2 Tanjung Priok mencatat arus peti kemas hingga April 2026 mencapai sekitar 1,85 juta TEUs, tumbuh 10 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1,68 juta TEUs.
Kenaikan volume barang tersebut belum berdampak signifikan terhadap kepadatan terminal. Tingkat keterisian lapangan penumpukan atau Yard Occupancy Ratio (YOR) rata-rata masih di bawah ambang batas.
Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, mengatakan operasional terminal peti kemas secara umum tetap lancar dan terkendali.
Hal ini tercermin dari YOR rata-rata bulanan yang berada di bawah 60 persen.
Kondisi operasional saat ini dinilai aman karena terminal peti kemas umumnya baru dikategorikan padat ketika YOR mencapai 70 persen.
>>> Lingkungan Kelas Suportif Efektif Tingkatkan Percaya Diri Berbahasa Inggris
Pemantauan ketat terus dilakukan terhadap keberadaan peti kemas berstatus SPPB di lapangan penumpukan agar kapasitas terminal tidak terganggu.
Koordinasi kini diperkuat bersama KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok, KSOP Tanjung Priok, operator terminal, hingga pelaku usaha.
Hal ini menyusul adanya sekitar 10.000 kontainer berstatus SPPB yang masih tertahan di pelabuhan.
Pelindo melakukan sejumlah penyesuaian operasional seperti optimalisasi kapasitas lapangan penumpukan, percepatan pelayanan peti kemas ekspor, serta mendukung pemindahan lapangan penumpukan ke Tempat Penimbunan Sementara Lini II.
Komunikasi juga dijalankan dengan para pemilik barang agar segera menarik peti kemas mereka dari terminal.
Fasilitas penunjang seperti area pemeriksaan, lokasi penumpukan, hingga peralatan bongkar muat telah disiapkan demi kelancaran rantai pasok nasional.
>>> Crunchyroll Umumkan Deretan Anime Baru yang Segera Tayang
Yandri menegaskan Pelindo akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran arus barang dan menjaga kinerja pelayanan pelabuhan.
Update Terbaru
CEO Toyota Akui Terlalu Banyak Model, Siap Pangkas Varian
Jumat / 19-06-2026, 04:47 WIB
Umat Islam Masuki Bulan Muharram, Perbanyak Puasa Sunnah Dianjurkan
Jumat / 19-06-2026, 04:47 WIB
Swiss Hajar Bosnia 4-1 di Piala Dunia 2026, Naik ke Puncak Grup B
Jumat / 19-06-2026, 04:44 WIB
Kanada Hadapi Qatar di Grup B Piala Dunia 2026 Pagi Ini
Jumat / 19-06-2026, 04:44 WIB
Rizky Billar Laporkan Enam Akun Medsos ke Polda Metro Jaya
Jumat / 19-06-2026, 04:36 WIB
Timnas Argentina Bersiap Hadapi Austria di Tengah Masalah Keluarga Messi
Jumat / 19-06-2026, 04:33 WIB
Kanada vs Qatar: Duel Krusial Grup B Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 04:32 WIB
Pemerintah Catat Perputaran Ekonomi Pariwisata Capai Rp86,05 Miliar
Jumat / 19-06-2026, 04:31 WIB
Bank Indonesia Buka Lagi Window Lelang Repo untuk Jaga Likuiditas Perbankan
Jumat / 19-06-2026, 04:30 WIB
Chae Won Bin Resmi Bergabung dengan Pemain Moving 2
Jumat / 19-06-2026, 04:30 WIB
MUI Ingatkan Titik Kritis Kehalalan Nata de Coco pada Bahan Tambahan
Jumat / 19-06-2026, 04:29 WIB
Citroen Luncurkan e-C3X, Mobil Listrik Murah Rp 130 Jutaan
Jumat / 19-06-2026, 04:29 WIB
Argentina Puncaki Klasemen Grup J Piala Dunia 2026 Usai Cukur Aljazair
Jumat / 19-06-2026, 04:28 WIB
Kejagung Tetapkan Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Tersangka Korupsi MBG
Jumat / 19-06-2026, 04:28 WIB






