Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan logistik pangan untuk warga terdampak gempa di Kabupaten Sigi.

Pimpinan Wilayah Bulog Sulawesi Tengah Jusri mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian karyawan Bulog dalam misi kemanusiaan.

>>> Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap Jepara

Bantuan yang disalurkan sebanyak 80 karung beras ukuran lima kilogram, ditambah minyak goreng dan gula pasir.

Jusri berharap bantuan ini dapat meringankan beban korban bencana di tengah kondisi darurat.

Penyaluran Bantuan Pangan untuk Warga Prasejahtera

Saat ini Bulog juga menyalurkan bantuan pangan (Bapang) untuk warga prasejahtera di Kabupaten Sigi.

Setiap penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras per bulan, dengan sasaran Kecamatan Nokilalaki dan Palolo.

Jusri menambahkan, untuk bantuan kebencanaan, pihaknya menunggu koordinasi Badan Pangan Nasional dengan pemerintah daerah.

Wakil Bupati Sigi Samuel Pongi mengungkapkan sejak hari kedua pascagempa, bantuan logistik dari berbagai pihak mulai berdatangan.

>>> Anggota DPR: Perlintasan Sebidang Perlu Dilengkapi Palang Otomatis

Bantuan yang diterima meliputi bahan makanan, air bersih, tenda, dan kebutuhan lainnya.

Ia berterima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi meringankan beban korban bencana.

Hingga hari ketiga pascagempa, Satuan Tugas tanggap darurat terus melakukan percepatan penanganan.

Kegiatan meliputi distribusi logistik, pembersihan puing-puing bangunan, dan pelayanan medis.

Berdasarkan data BPBD per 18 Juni, jumlah masyarakat terdampak di Sigi mencapai 2.109 Kepala Keluarga atau 6.412 jiwa.

Fasilitas umum yang rusak sebanyak 84 unit, termasuk sekolah, rumah ibadah, kantor pemerintahan, puskesmas, dan jaringan air bersih.

>>> Galaxy Watch 8 Hanya Draf Awal? Saatnya Menanti Seri Watch 9

Jumlah rumah rusak bertambah menjadi 1.652 unit, terdiri dari rusak ringan 1.472 unit, rusak sedang 111 unit, dan rusak berat 69 unit yang tersebar di 38 desa.