Perum Bulog mempercepat penyaluran bantuan pangan di Provinsi Gorontalo sebagai bentuk kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan bahwa bantuan pangan merupakan program prioritas Presiden yang mendapat perhatian besar pemerintah.

>>> Perpusnas Usul Tambahan Anggaran Rp357,77 Miliar untuk Literasi

Program ini menjadi instrumen untuk menjaga keterjangkauan pangan di tengah dinamika harga di berbagai daerah.

Bulog mengoptimalkan kesiapan stok, jaringan pergudangan, dan dukungan distribusi agar penyaluran tepat waktu dan menjangkau seluruh penerima.

Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, dan pihak terkait terus diperkuat untuk memastikan setiap tahapan berjalan efektif dan akuntabel.

Di Desa Tabongo Timur, Kecamatan Tabongo, Bulog menyalurkan bantuan untuk alokasi dua bulan sekaligus kepada 745 penerima.

Setiap penerima memperoleh total 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga.

>>> Hubungan Suami Istri dalam Islam Bernilai Pahala Sedekah Besar

Bantuan ini memberikan manfaat langsung dalam meringankan pengeluaran rumah tangga dan menjaga akses terhadap bahan pangan utama.

Hingga 18 Juni 2026, realisasi penyaluran bantuan pangan di seluruh Gorontalo telah mencapai lebih dari 85 persen dari total 170 ribu penerima.

Penyaluran akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh penerima memperoleh bantuan sesuai alokasi dan ketentuan yang ditetapkan.

Melalui sinergi dengan pemerintah provinsi, kabupaten, kota, dan aparat setempat, Bulog berkomitmen menjalankan penugasan secara tertib, terukur, dan akuntabel.

>>> Suku Bunga BI Naik, Investor Bisa Kunci Yield Obligasi Lebih Tinggi

Percepatan ini diharapkan memperkuat peran Bulog dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pangan nasional.