Manajemen PSS Sleman secara resmi mengumumkan penunjukan kembali Pieter Huistra sebagai pelatih kepala untuk kompetisi Super League 2026/2027.

Pengumuman tersebut disampaikan pada Kamis (18/6/2026) malam WIB.

>>> John Herdman Bidik Naturalisasi Empat Pemain Baru demi Piala Dunia 2030

Langkah ini diambil setelah Huistra sukses menjalankan tugas sebagai Direktur Teknik dan mengawal promosi klub dari Pegadaian Championship 2025/2026.

Direktur PSS, Yoni Arseto, menyatakan bahwa keputusan ini didasari kebutuhan klub akan visi jangka panjang dan pemahaman mendalam terhadap karakter tim.

"Kehadiran coach Pieter bukan sekadar sebagai sosok pelatih kepala, tetapi juga membawa kembali visi, pengalaman, dan kepemimpinan yang kami yakini mampu menjadi fondasi penting dalam perjalanan PSS menghadapi tantangan musim mendatang," ujar Yoni Arseto.

Manajemen menegaskan pentingnya proses pembangunan tim yang konsisten agar mampu bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

>>> Polres Cilegon Imbau Orangtua Awasi Anak dari Narkoba

"Kami meyakini bahwa tim yang kuat dibangun melalui konsistensi, kerja keras, dan proses yang berkelanjutan. Coach Pieter merupakan bagian penting dari proses tersebut," tambah Yoni.

Klub kini mengalihkan fokus sepenuhnya pada persiapan matang menjelang musim baru.

"Kini saatnya seluruh elemen tim fokus bekerja keras, mempersiapkan diri sebaik mungkin, dan menatap Super League 2026/2027 dengan optimisme serta tekad untuk terus berkembang," imbuh Yoni.

Pieter Huistra memiliki rekam jejak panjang bersama Laskar Sembada, termasuk saat menangani tim pada Februari 2025 di BRI Liga 1 2024/2025 yang berakhir dengan degradasi.

>>> Kejati Sulsel Dalami Keterlibatan Pejabat Disdik di Kasus Perpus Digital

Meski demikian, manajemen tetap memberikan kepercayaan penuh melalui kontrak kerja sama yang berdurasi hingga tahun 2028.