Manajemen Arema FC resmi mempertahankan pelatih kepala Marcos Santos dan empat pemain pilar utama, yaitu Julian Guevara, Betinho, Matheus Blade, dan Hansamu Yama.

Keputusan ini diumumkan pada Kamis (18/6/2026) sebagai langkah awal persiapan menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

>>> Kasus Langka Triphallia Ditemukan pada Kadaver Pria di Inggris

Langkah mempertahankan komposisi tim kepelatihan dan pemain asing tersebut didasarkan pada hasil evaluasi performa sepanjang musim 2025/2026.

Di tengah perombakan besar-besaran yang melepas 14 pemain, termasuk dua legiun asing Lucas Frigeri dan Valdeci Moreira, Arema FC memilih menjaga kerangka inti.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjelaskan bahwa kontribusi para pemain asing di lini tengah dan pertahanan menjadi alasan utama kebijakan ini.

"Ketiganya memberikan kontribusi yang sangat baik untuk tim musim lalu.

Mereka sudah memahami karakter Arema FC, memahami kompetisi di Indonesia, dan menjadi bagian penting dalam permainan yang dibangun pelatih," ujar Yusrinal.

Manajemen menekankan pentingnya menjaga chemistry yang sudah terbentuk di dalam skuad demi kelancaran persiapan kompetisi mendatang.

"Kami ingin menjaga fondasi yang sudah terbentuk. Julian, Betinho, dan Matheus menunjukkan konsistensi, profesionalisme, serta komitmen yang baik selama membela Arema FC.

Itu menjadi alasan mengapa mereka dipertahankan," tambah Yusrinal.

Fleksibilitas taktik menjadi nilai lebih bagi para pemain tersebut, mengingat posisi asli mereka sebagai gelandang sering dialihkan menjadi pemain bertahan saat tim mengalami krisis kelengkapan skuad.

>>> Elza Syarief Mundur dari Tim Kuasa Hukum Sony Sonjaya

"Kami percaya mereka masih bisa memberikan yang terbaik untuk Arema FC. Mereka bukan hanya punya kualitas, tetapi juga fleksibilitas yang sangat membantu tim dalam berbagai situasi.