Persebaya Surabaya resmi mengumumkan perekrutan penyerang Ramadhan Sananta untuk menghadapi BRI Super League 2025/2026.

Pemain berusia 23 tahun itu kembali ke Indonesia setelah satu musim membela klub Liga Super Malaysia, DPMM FC.

>>> PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih Kepala

Bersama DPMM FC, Sananta tampil dalam 27 pertandingan di semua ajang. Namun, ia hanya mencetak empat gol dan dua assist.

Catatan tersebut dinilai kurang memuaskan sehingga ia dilepas klub asal Brunei Darussalam itu. Persebaya kemudian menampungnya.

Reuni dengan Bernardo Tavares

Perekrutan ini menjadi reuni bagi Sananta dengan pelatih Bernardo Tavares. Keduanya pernah bekerja sama di PSM Makassar pada Liga 1 2022/2023.

Di bawah asuhan Tavares, Sananta yang sebelumnya tidak dikenal mampu bersinar. Ia mencatatkan 11 gol dan dua assist dari 28 pertandingan bersama PSM.

Setelah itu, ia pindah ke Persis Solo. Namun, produktivitasnya menurun: hanya 16 gol dan tiga assist dari 58 laga selama dua musim.

>>> John Herdman Bidik Naturalisasi Empat Pemain Baru demi Piala Dunia 2030

Meski begitu, performanya di PSM sempat membuatnya dipanggil ke Timnas Indonesia U-22 oleh Shin Tae-yong. Ia kemudian tampil di Piala AFF, Piala Asia, dan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pelatih setelah Shin Tae-yong, Patrick Kluivert dan John Herdman, juga tetap memercayainya. Namun, namanya sempat dicoret saat FIFA Matchday melawan Oman dan Mozambik.

Kembali ke kompetisi domestik dan ditangani Bernardo Tavares diharapkan bisa mengembalikan ketajaman Sananta.

Sapto Nugroho, pelatih pertama Sananta di PPLP Riau, mengatakan bahwa Sananta punya modal menjadi penyerang andal.

Menurutnya, naik turunnya prestasi pemain adalah hal wajar dan tergantung pada pelatih serta lingkungan klub.

>>> Polres Cilegon Imbau Orangtua Awasi Anak dari Narkoba

"Saya yakin dia akan menemukan permainan terbaiknya lagi di tangan Bernardo Tavares musim depan," ujar Sapto.