Persebaya Surabaya resmi memperkuat lini serang mereka untuk kompetisi musim 2026/2027. Tim berjuluk Bajul Ijo tersebut mendatangkan penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta.

Sebelum bergabung dengan Persebaya, striker muda ini bermain di Liga Malaysia bersama klub DPMM FC. Keputusan mendatangkan sang penyerang tidak lepas dari peran pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.

>>> Pomelo dan Cinta Laura Gaungkan Keberlanjutan Lewat Fashion Show 9 to Verse

Juru taktik asal Portugal tersebut optimistis bahwa potensi besar sang pemain dapat kembali berkembang optimal di bawah arahannya.

Kerja sama antara Bernardo Tavares dan Ramadhan Sananta bukan pertama kali terjadi.

Keduanya sempat bahu-membahu di PSM Makassar dan berhasil mempersembahkan gelar juara Liga 1 bagi klub berjuluk Juku Eja tersebut.

Pengalaman masa lalu itu membuat pelatih kepala Persebaya sangat mengenali kapasitas dan atribut permainan yang dimiliki oleh anak asuh barunya.

Misi Kebangkitan Performa di Liga 1

Catatan perjalanan karier striker Timnas Indonesia ini sempat mengalami pasang surut setelah meninggalkan PSM Makassar.

Saat mengenakan seragam Persis Solo hingga pindah ke DPMM FC, ketajamannya dinilai belum kembali ke level tertinggi.

>>> Saham Danantara Jadi Penopang IHSG di Tengah Volatilitas Pasar

Bernardo Tavares tidak menyangkal bahwa performa pemain barunya tersebut kurang mentereng pada klub sebelumnya.

Walau demikian, sang pelatih tetap percaya diri bahwa penyerangnya mampu bangkit menjadi juru gedor yang ditakuti.

"Menurut saya dia tidak memiliki statistik yang terlalu bagus di sana. Saya pikir Sananta bisa tampil lebih baik dan kami berharap dia bisa melakukannya," kata Tavares.

"Dia adalah pemain lokal, pemain tim nasional, pemain yang saya yakini jika dia berada dalam kondisi fisik dan mental yang baik, saya percaya Sananta dapat membantu kami," ujar pelatih asal Portugal itu.

Langkah manajemen Persebaya mendaratkan pemain berlabel tim nasional menjadi penanda ambisi besar klub.

Kehadiran amunisi baru ini diproyeksikan mampu mendongkrak daya saing tim agar dapat bertengger di papan atas kompetisi domestik.

>>> Polda Kalsel Ungkap 128 Kilogram Sabu-Sabu Jaringan Fredy Pratama

"Dan perekrutan ini menunjukkan bahwa kami mendapatkan satu pemain, pemain lokal tim nasional, dan kami berharap kami dapat membantunya agar dia dapat membantu kami, dan inilah target kami," kata Tavares.