Kebiasaan Mengisi Daya Pengaruhi Usia Pakai Baterai Motor Listrik
Usia pakai baterai motor listrik tidak hanya ditentukan oleh cara penggunaan sehari-hari, tetapi juga kebiasaan pemilik saat mengisi daya.
Pengisian yang terlalu lama atau tidak sesuai prosedur dapat mempercepat penurunan performa baterai.
>>> Microsoft Hadirkan Dua Game Call of Duty Klasik ke PlayStation, Picu Protes Pemain Xbox
Alfian, pemilik bengkel motor listrik AD Service Solo, mengatakan bahwa perawatan baterai motor listrik sebenarnya relatif sama.
Namun, kebiasaan saat melakukan pengecasan menjadi faktor paling menentukan kesehatan baterai dalam jangka panjang.
Kesalahan yang masih sering dilakukan pengguna adalah membiarkan motor listrik terus terhubung ke pengisi daya meskipun baterai sudah penuh.
Risiko ini terutama mengintai motor listrik yang masih menggunakan baterai jenis SLA (Sealed Lead Acid).
Risiko Overcharge pada Baterai SLA
Beberapa sistem pengisian daya pada baterai SLA belum dilengkapi fitur pemutus arus otomatis. Akibatnya, proses pengisian tetap berlangsung selama alat masih terhubung ke listrik meski kapasitas sudah penuh.
"Kalau motor yang masih pakai SLA, kadang tidak ada auto cut off. Jadi kalau sudah penuh, baterainya masih ngisi terus," ujar Alfian.
Suhu baterai akan terus meningkat karena tetap menerima aliran listrik dalam kondisi penuh.
>>> Oliver Tree Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
Jika kebiasaan ini dilakukan berulang kali, panas berlebihan dapat mempercepat kerusakan komponen di dalam baterai. Salah satu dampak yang sering ditemui adalah munculnya gelembung pada fisik baterai.
Kondisi ini berbeda dengan baterai lithium yang kini banyak digunakan pada motor listrik modern.
Baterai lithium umumnya dilengkapi Battery Management System (BMS) yang mengatur pengisian daya dan memutus arus otomatis saat baterai penuh.
"Kalau yang pakai lithium relatif lebih aman karena sudah ada BMS-nya. Jadi ketika penuh, arus pengisian otomatis diputus," kata Alfian.
Fitur ini membuat baterai lithium lebih aman dari risiko overcharge dibandingkan SLA.
Pengguna motor listrik tetap disarankan mengikuti prosedur pengisian daya sesuai petunjuk resmi pabrikan.
>>> Jaecoo J5 EV Diklaim Hemat Biaya Operasional Hingga 88 Persen
Hindari membiarkan kendaraan terhubung ke pengisi daya terlalu lama agar performa baterai tetap optimal dan usia pakainya lebih panjang.
Update Terbaru
TNI Mutasi Dansesko dan Pangkogabwilhan II, Ini Pejabat Barunya
Jumat / 19-06-2026, 00:20 WIB
FIFA Rilis Jadwal Lengkap Matchday Dua Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 00:20 WIB
Akademisi UNY Tampilkan Tari Klasik di Pesta Kesenian Bali 2026
Jumat / 19-06-2026, 00:20 WIB
GM Pasang 50 Robot di Pabrik yang Baru PHK 1.000 Pekerja
Jumat / 19-06-2026, 00:16 WIB
PSSI Buka Peluang Timnas Indonesia Gunakan SUGBK Hadapi Vietnam
Jumat / 19-06-2026, 00:16 WIB
Julian Alvarez Tolak Arsenal dan PSG demi Gabung Barcelona
Jumat / 19-06-2026, 00:15 WIB
Qualcomm Luncurkan Snapdragon Reality Elite untuk Perangkat Spatial Computing
Jumat / 19-06-2026, 00:15 WIB
Busi Motor Bermasalah Bikin Konsumsi BBM Boros, Ini Penjelasannya
Jumat / 19-06-2026, 00:15 WIB
Asing Borong Saham EMAS Rp 945 Miliar pada Sesi I di BEI
Jumat / 19-06-2026, 00:15 WIB
Allianz Indonesia Ungkap Inflasi Medis Picu Penyesuaian Premi Asuransi
Jumat / 19-06-2026, 00:15 WIB
Minum Teh Bisa Perpanjang Umur, Asal Hindari Kesalahan Umum Ini
Jumat / 19-06-2026, 00:13 WIB
Bayi Ajaib Pembawa Harta: Dracin Ibu Tunggal Coba Ubah Nasib
Jumat / 19-06-2026, 00:12 WIB
Pemerintah Bahas Subsidi PLN dan Persiapan Peluncuran Biodiesel B50
Jumat / 19-06-2026, 00:12 WIB
AIIB Kucurkan Rp303 Triliun untuk Proyek Infrastruktur Indonesia
Jumat / 19-06-2026, 00:12 WIB






