Microsoft dan Activision bersiap membawa dua game legendaris Call of Duty: Black Ops (2010) dan Black Ops 2 (2012) ke konsol PlayStation modern pada Juli 2026.

Keputusan ini justru memicu gelombang protes dari komunitas pengguna Xbox dan PC.

>>> Oliver Tree Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil

Proses porting ke platform Sony akan ditangani oleh Iron Galaxy Studios, memberikan akses native bagi pengguna PS4 dan PS5.

Selama ini, pemain di ekosistem Sony hanya bisa mengakses kedua game tersebut melalui layanan streaming PlayStation Plus Premium akibat kendala kompatibilitas.

Kekecewaan Komunitas Xbox

Langkah ini menimbulkan kekecewaan di kalangan pemain Xbox yang merasa dianaktirikan.

>>> Jaecoo J5 EV Diklaim Hemat Biaya Operasional Hingga 88 Persen

Meski Black Ops dan Black Ops 2 sudah bisa dimainkan via Backward Compatibility sejak 2016, versi lama di Xbox Series X|S masih berjalan pada resolusi dasar 720p tanpa peningkatan visual berarti.

Komunitas Xbox juga menyayangkan game klasik ini belum masuk ke Xbox Game Pass setelah tiga tahun akuisisi Activision Blizzard.

Server lama kedua game kini dipenuhi peretas, dan Microsoft belum memberikan komitmen resmi terkait perbaikan bug atau pembersihan cheater.

>>> Roberto Martinez Ungkap Alasan Pertahankan Cristiano Ronaldo Melawan RD Kongo

Kebijakan multi-platform ini berisiko mengikis loyalitas basis penggemar inti di platform Microsoft jika kualitas pengalaman bermain di ekosistem internal terus diabaikan.