PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports melanjutkan program pengembangan di empat bandara utama sepanjang tahun ini.

Langkah ini bertujuan meningkatkan fasilitas pelayanan konsumen.

>>> Kementerian BUMN Rombak Jajaran Direksi PT Pelni, Budi Setyawan Wijaya Jadi Dirut

Proyek infrastruktur tersebut mencakup Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Minangkabau Padang, dan Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Informasi ini dilansir dari Bloomberg Technoz.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R Pahlevi, menyatakan bahwa pengembangan bandara merupakan bagian dari transformasi Premises. Tujuannya menghadirkan infrastruktur dan fasilitas yang berfokus pada pengalaman pelanggan.

Peningkatan Kapasitas dan Standar Global

Peningkatan fasilitas di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai dua gerbang tersibuk nasional diharapkan mampu menetapkan standar layanan baru.

Hal ini juga diharapkan meningkatkan posisi kedua bandara dalam daftar 100 bandara terbaik dunia.

Di Bali, terminal penumpang Bandara I Gusti Ngurah Rai diperluas untuk menampung hingga 32 juta penumpang per tahun.

Optimalisasi dilakukan melalui pier keberangkatan Gate 1-9 Terminal Internasional, pembangunan penghubung pier, dan beautifikasi area komersial.

>>> Direksi BEI Perkuat Tata Kelola Usai Temui Pimpinan DPR

Sementara itu, Bandara Soekarno-Hatta difokuskan pada kelanjutan beautifikasi Terminal 3 dan revitalisasi Terminal 1A.

Terminal 1A akan hadir dengan wajah baru dan standar pelayanan yang lebih baik, didukung fasilitas lebih lengkap dan modern untuk pengalaman perjalanan yang mulus.

Melalui revitalisasi, kapasitas Terminal 1A melonjak dari 5,7 juta menjadi 10 juta penumpang per tahun. Penambahan fasilitas mencakup 36 unit konter check-in dan 7 unit conveyor belt.

Pengembangan di Bandara Minangkabau Padang mencakup pembangunan terminal baru seluas 47 ribu meter persegi.

Terminal ini mampu menampung 5,7 juta penumpang tahunan, naik dari kapasitas sebelumnya 2,7 juta penumpang.

Terakhir, kapasitas terminal Bandara Depati Amir Pangkalpinang ditingkatkan dua kali lipat menjadi 3 juta penumpang per tahun.

>>> Mobil LCGC Tetap Jadi Pilihan Utama Kendaraan Baru Terjangkau

Perluasan terminal menjadi seluas 30 ribu meter persegi disertai penataan area komersial dan curbside.