Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa tahap pemulihan pascabencana di Sumatera kini berfokus pada pembangunan infrastruktur permanen.

Tito yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mengatakan prioritas utama adalah pembangunan jalan dan jembatan, baik yang berstatus nasional maupun daerah.

>>> Kylian Mbappe Puji Kontribusi Michael Olise di Piala Dunia 2026

"Itu harus dikerjakan, entah oleh pemerintah daerah atau diambil alih oleh pemerintah pusat," ujar Tito usai Rapat Tingkat Menteri Tim Pengarah Satgas PRR di Jakarta, Kamis.

Menurut Tito, pemulihan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menunjukkan perkembangan positif. Kemajuan terlihat dari membaiknya layanan pemerintahan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur strategis, hingga pembangunan hunian sementara.

Ia mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi hingga 2028 sebesar Rp100,1 triliun.

Anggaran tersebut diperuntukkan bagi 33 kementerian dan lembaga, terdiri dari 23 kementerian dan lembaga utama serta 10 kementerian dan lembaga pendukung.

Tito mendorong kementerian dan lembaga terkait mempercepat pengajuan serta pencairan anggaran agar segera dimanfaatkan untuk mendukung proses pemulihan.

"Kalau sudah ditransfer, maka kecepatannya akan meningkat secara signifikan," ujarnya.

Sambil menunggu realisasi program kementerian dan lembaga, Tito meminta pemerintah daerah memanfaatkan tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk menangani kebutuhan mendesak.

>>> Meta Resmi Rilis WhatsApp Plus di Indonesia, Cuma Rp13.900 per Bulan

Pemerintah pusat telah menyalurkan tambahan TKD sebesar Rp10,6 triliun kepada seluruh pemerintah daerah di tiga provinsi terdampak bencana.

Ia mengapresiasi sejumlah pemerintah daerah yang mengalokasikan sebagian tambahan TKD dalam bentuk hibah kepada daerah terdampak yang masih membutuhkan dukungan.

Menurut Tito, langkah tersebut penting karena tambahan TKD diberikan kepada seluruh daerah di tiga provinsi, termasuk yang tidak terdampak langsung bencana.

"Daerah-daerah saya dorong untuk bergerak menggunakan TKD masing-masing," katanya.

Tito berharap seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, dapat mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam proses pemulihan di wilayah terdampak.

>>> Cara Cek PIP 2026 Lewat HP untuk Pastikan Pencairan Dana

"Kita harapkan dukungan dari semua pihak untuk bergerak bergotong royong mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi," ujarnya.