Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan proses pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berjalan secara inklusif, terintegrasi, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

"Melalui sinergi lintas sektor, pemerintah berupaya memastikan setiap program rehabilitasi dan rekonstruksi benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempercepat kebangkitan daerah terdampak menuju kondisi yang lebih tangguh dan berdaya," kata Menko Muhaimin Iskandar di Jakarta, Kamis.

>>> Hakim Tetapkan Kasus Korupsi TaniHub Rugikan Negara Rp364,22 Miliar

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri rapat menteri bertajuk "Tim Pengarah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat" di Jakarta.

Ia mengatakan percepatan pemulihan ekonomi masyarakat merupakan fondasi penting dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga harus memastikan masyarakat dapat kembali berusaha, bekerja, dan memperoleh penghidupan yang layak.

Pemulihan ekonomi rakyat harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik," kata Muhaimin Iskandar.

Pihaknya mencatat pemulihan UMKM di tiga provinsi tersebut menunjukkan perkembangan yang baik, terutama pada sektor warung, kedai, restoran, dan kafe yang kembali beroperasi dan melayani masyarakat.

Ia memastikan proses pemulihan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemulihan kehidupan dan penghidupan masyarakat terdampak.

Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Dalam rapat tersebut, pemerintah mengevaluasi perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Berbagai capaian telah menunjukkan kemajuan yang signifikan.

>>> 53 Pemain dengan Nilai Pasar Tertinggi di Piala Dunia 2026

Ketersediaan bahan bakar minyak, elpiji, jaringan internet, dan pasokan listrik secara umum telah kembali pulih.