CEO Apple Tim Cook memperingatkan bahwa kenaikan harga perangkat elektronik tidak dapat dihindari. Hal ini disampaikan dalam wawancara dengan The Wall Street Journal.

Pernyataan Cook muncul setelah Samsung baru-baru ini menaikkan harga ponsel dan tablet di Amerika Serikat.

>>> Samsung Konfirmasi Pengembangan Exynos 2700, Isyaratkan untuk Galaxy S27

Kenaikan harga ini dipicu oleh meningkatnya biaya memori akibat permintaan dari pusat data AI.

Menurut Cook, Apple berusaha menyerap kenaikan biaya sebanyak mungkin untuk melindungi konsumen. Namun, ia mengakui bahwa situasi saat ini sudah tidak berkelanjutan.

Dampak Permintaan AI terhadap Harga Memori

Pertumbuhan pusat data AI yang eksplosif menciptakan permintaan besar terhadap memori DRAM.

Operator server membeli memori berkinerja tinggi dalam jumlah besar untuk beban kerja AI, sehingga memperketat pasokan dan mendorong harga naik.

>>> Honda Stylo 160 Bisa Dicicil Rp 1 Jutaan per Bulan, Ada Promo di Jakarta Fair

Samsung, meskipun memproduksi komponen memori, juga tidak kebal terhadap tren industri ini. Akibatnya, perangkat Galaxy mendatang kemungkinan akan diluncurkan dengan harga lebih tinggi dari biasanya.

Apple diperkirakan akan meluncurkan model iPhone baru tahun ini, termasuk perangkat lipat pertamanya. Banyak analis memperkirakan harga yang lebih tinggi setidaknya untuk sebagian lini produk.

Cook menekankan perlunya harga dan pasokan memori kembali ke tingkat yang wajar untuk produk konsumen.

>>> Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Baru di Piala Dunia 2026

Namun, para pengamat industri memperkirakan harga NAND flash mulai melonggar pada 2027, sementara harga DRAM diperkirakan terus naik hingga tahun depan.