Peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah menyimpan banyak pelajaran tentang strategi, kerja sama, dan pembagian peran dalam perjuangan Islam.

Keberhasilan hijrah tidak terlepas dari dukungan para sahabat yang dengan penuh keimanan dan pengorbanan membantu Rasulullah SAW.

>>> Pimpinan DPR Rencanakan Temui Perwakilan Mahasiswa di Parlemen

M.

Ishom el Saha, Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, melalui laman Kementerian Agama menyebutkan tujuh tokoh yang memiliki pengaruh besar dalam menyukseskan hijrah.

Peran Tujuh Sahabat dalam Hijrah

Abu Bakar Ash-Shiddiq merupakan sahabat terdekat yang mendampingi Nabi selama perjalanan menuju Madinah.

Ia menemani Rasulullah bersembunyi di Gua Tsur dan menyiapkan kendaraan serta bekal perjalanan.

Ali bin Abi Thalib mempertaruhkan nyawanya dengan tidur di tempat tidur Nabi untuk mengelabui kaum Quraisy yang mengepung rumah.

Setelah Rasulullah pergi, Ali mengembalikan barang-barang titipan masyarakat.

Abdullah bin Abu Bakar bertugas mengumpulkan informasi selama persembunyian di Gua Tsur.

Pada siang hari ia membaur dengan masyarakat Makkah, lalu menyampaikan informasi pada malam hari.

>>> Pemerintah Pastikan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Berorientasi Pemberdayaan

Mushab bin Umair telah mempersiapkan Madinah sebagai tempat berkembangnya Islam sebelum hijrah.

Rasulullah mengutusnya ke Yatsrib untuk mengajarkan Al-Qur'an dan ajaran Islam, dan ia berhasil mengajak banyak tokoh berpengaruh memeluk Islam.

Asma binti Abu Bakar menyediakan logistik selama persembunyian di Gua Tsur.

Ia mengantarkan makanan dan membelah ikat pinggangnya untuk mengikat bekal, sehingga mendapat julukan Dzatun Nithaqain.

Amir bin Fuhairah membantu menyamarkan jejak perjalanan dengan menggembalakan kambing di jalur yang dilalui para pembawa informasi.

Susu dari ternaknya menjadi tambahan makanan selama persembunyian.

Abdullah bin Uraiqith, meskipun belum memeluk Islam, bertindak sebagai penunjuk jalan yang jujur dan dipercaya.

>>> Hakim Tetapkan Kasus Korupsi TaniHub Rugikan Negara Rp364,22 Miliar

Rasulullah dan Abu Bakar menyewanya untuk memandu perjalanan melalui jalur yang jarang digunakan, sehingga terhindar dari kejaran kaum Quraisy.