Mendagri: 97 Persen Huntara Pascabencana Sumatera Sudah Terbangun
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melaporkan progres pemulihan pascabencana di Sumatera menunjukkan hasil positif. Sebanyak 97 persen hunian sementara (huntara) telah berhasil dibangun.
"Beberapa hal yang positif, termasuk juga huntara 97 persen sudah dibangun, kemarin saya pengecekan terakhir," ujar Tito di Kemenko PMK, Jakarta, Kamis.
>>> Ukraina Serang Kilang Minyak Moskow dengan Ratusan Drone
Tito yang juga menjabat Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera menjelaskan pemulihan terlihat dari berbagai indikator.
Sektor pemerintahan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan penyediaan huntara terus menunjukkan perbaikan.
Pemulihan di Berbagai Sektor
Di sektor pemerintahan, Kabupaten Aceh Tamiang yang sempat terganggu akibat lumpur pascabencana kini telah beroperasi normal. Hanya beberapa kantor desa dengan kerusakan berat yang masih memerlukan perbaikan.
Sektor kesehatan mencatat seluruh rumah sakit di tiga provinsi terdampak telah beroperasi 100 persen.
Sebagian besar puskesmas juga sudah kembali melayani masyarakat, meski masih ada fasilitas yang perlu disempurnakan.
"Kami mengapresiasi Menteri Kesehatan bekerja sangat cepat," kata Tito.
Di bidang pendidikan, proses pembelajaran telah berjalan 100 persen. Dari total 4.922 sekolah terdampak, sebagian besar telah diperbaiki dan digunakan kembali.
Namun, masih ada 34 sekolah yang beroperasi di fasilitas darurat atau menumpang di sekolah lain, terutama di Aceh.
>>> Polisi Ringkus Pencuri Perhiasan Bermodus Ritual Buka Aura di Jakbar
Infrastruktur jalan dan jembatan nasional secara umum telah fungsional 100 persen. Namun, sejumlah jalan dan jembatan milik pemerintah daerah masih membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Beberapa ruas yang telah diperbaiki kembali rusak akibat hujan intensitas tinggi di wilayah pegunungan.
Layanan dasar terus membaik. Seluruh SPBU telah beroperasi, sebagian besar pasar dibuka kembali, dan hanya 13 pasar yang masih memerlukan rehabilitasi.
Update Terbaru
Menhut: Tren Pengendalian Karhutla Saat El Nino Terus Membaik
Kamis / 18-06-2026, 17:36 WIB
Menteri LH: Butuh 540 Ribu Sekat Kanal di RI agar Karhutla Bisa Nol
Kamis / 18-06-2026, 17:36 WIB
Lima Laporan Pilot Terkait Layang-layang di KKOP Bandara Supadio
Kamis / 18-06-2026, 17:35 WIB
Mandiri Jogja Marathon 2026 Padukan Kompetisi Lari dengan Wisata Budaya
Kamis / 18-06-2026, 17:35 WIB
Pemprov Jateng Sediakan Sekolah Swasta Gratis Lewat Program Kemitraan
Kamis / 18-06-2026, 17:35 WIB
Mengenal Bahaya Merkuri dan Ciri Fisik Kosmetik Ilegal
Kamis / 18-06-2026, 17:35 WIB
Ducati Indonesia Luncurkan DesertX V2, Motor Adventure dengan Mesin V2 890 cc
Kamis / 18-06-2026, 17:35 WIB
ShopeePay Bagikan Ide Liburan Sekolah Hemat di Rumah
Kamis / 18-06-2026, 17:35 WIB
Raul Gonzalez: Indonesia Punya Peluang Tampil di Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 17:33 WIB
Persija Jakarta Lepas Empat Pemain Lokal Usai Tunjuk Shin Tae-yong
Kamis / 18-06-2026, 17:32 WIB
Situbondo Optimistis Produksi Padi Tembus 500.000 Ton Berkat Pupuk Organik Cair
Kamis / 18-06-2026, 17:32 WIB
Wapres Gibran Ajak Orang Tua Murid dan Pesantren Terlibat dalam Program MBG
Kamis / 18-06-2026, 17:32 WIB
Mumbai Hentikan Pasokan Air untuk Kolam Renang dan Konstruksi
Kamis / 18-06-2026, 17:32 WIB
Kinerja CMRY Kuartal III-2026 Diproyeksi Tumbuh Positif di Tengah Tekanan Biaya
Kamis / 18-06-2026, 17:32 WIB






