Ukraina melancarkan serangan drone terbesar ke Moskow sejak perang dimulai. Sebuah kilang minyak di ibu kota Rusia menjadi sasaran, sementara sekitar 200 drone berhasil dicegat.

Wali Kota Moskow Sergey Sobyanin melalui Telegram pada Kamis mengatakan pasukan pertahanan udara terus menangkis serangan skala besar.

>>> Polisi Ringkus Pencuri Perhiasan Bermodus Ritual Buka Aura di Jakbar

"Beberapa drone dapat mencapai MNPZ (kilang minyak besar di Moskow)," ujarnya.

Serangan ini merupakan yang terbesar setelah 17 Mei, ketika Rusia mengklaim mencegat 81 drone.

Sebelumnya, pada 7 Mei dan 16 Mei, masing-masing 61 dan 38 drone berhasil ditembak jatuh.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan sistem pertahanan udaranya menghancurkan 555 drone Ukraina di berbagai titik dalam semalam. Akibat serangan, Bandara Sheremetyevo mengevakuasi penumpang untuk pertama kalinya sejak perang.

>>> AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Kebijakan Kendaraan Listrik

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengonfirmasi serangan terhadap kilang minyak Moskow. "Untuk kedua kalinya dalam sepekan, kilang minyak Moskow terkena serangan," katanya melalui Telegram.

Zelenskyy menambahkan bahwa sasaran lain di wilayah Rostov dan wilayah Ukraina yang diduduki Rusia juga diserang.

Staf umum militer Ukraina mengonfirmasi serangan ke kilang minyak Moskow, jembatan kereta api di atas Kanal Krimea Utara, dan depot minyak Gukovo.

>>> Samsung Galaxy A57 Resmi Meluncur, Bodi Tipis 6,9 mm dan Bobot 179 Gram

Militer Ukraina juga menyerang jembatan di Sungai Kalka dekat Desa Hranitne di Donetsk dan jembatan kereta api di Kanal Krimea Utara di Krimea.