Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) mendesak pemerintah memberikan kepastian kebijakan kendaraan listrik.

Desakan ini muncul setelah adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sebesar 37 persen sejak 10 Juni 2026.

>>> Samsung Galaxy A57 Resmi Meluncur, Bodi Tipis 6,9 mm dan Bobot 179 Gram

Lonjakan harga BBM tersebut dinilai menjadi momentum strategis untuk mempercepat transisi energi nasional.

Situasi ini juga dapat menekan ketergantungan impor energi dan beban subsidi APBN melalui adopsi kendaraan listrik secara masif.

Berdasarkan riset INDEF 2025, komponen pengeluaran kendaraan mencakup hampir 20 persen dari total belanja rumah tangga masyarakat.

Sementara itu, data Litbang Kompas pada April 2026 menunjukkan dukungan publik terhadap penggunaan kendaraan listrik telah mencapai 98 persen.

Kesiapan Masyarakat dan Industri

Ketua Umum AISMOLI Budi Setiyadi menyatakan bahwa tingginya angka dukungan tersebut merefleksikan kesiapan penuh dari sisi konsumen.

"Hasil survei ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sudah siap, memahami manfaatnya, dan menantikan percepatan transisi energi di bidang transportasi," ujarnya.

>>> HONOR Watch 6 Resmi Meluncur dengan Layar AMOLED 1,46 Inci dan Baterai 35 Hari

Survei di lima kota besar mencatat 94,8 persen responden meminta percepatan transisi melalui regulasi konkret.

Sebanyak 81,1 persen warga non-pengguna siap beralih jika manfaat ekonomi dan lingkungan terbukti nyata.

Data Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) dalam AISMOLI Annual Meeting 2026 mengonfirmasi efisiensi operasional motor listrik mencapai 74 hingga 83 persen dibanding motor bensin.

Sekretaris Jenderal AISMOLI Hanggoro Ananta Khrisna memastikan kesiapan sektor industri dari aspek produk, rantai pasok, hingga jaringan distribusi.

"Industri dan konsumen telah menunjukkan kesiapan yang sama. Kini saatnya pemerintah mengambil peran kepemimpinan untuk membangun ekosistem kebijakan yang memberi kepastian jangka panjang," katanya.

Sebanyak 97,4 persen responden dalam survei juga menuntut pengetatan aturan emisi kendaraan yang saat ini dinilai masih lemah.

>>> LG Luncurkan Kulkas French Door 2026 di India, Harga Mulai Rp 22 Jutaan

Penyelarasan antara kesiapan konsumen, industri, dan regulasi pemerintah yang tegas menjadi kunci utama bagi Indonesia dalam membangun industri kendaraan listrik domestik yang kompetitif.