Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) turun tangan membantu korban gempa bumi di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi.

Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah tersebut pada Selasa (16/6).

>>> Pemain Lokal Pelita Jaya Tak Gentar Hadapi Pebasket Asing Hornbills

Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulteng langsung membersihkan puing-puing rumah yang rusak. Mereka bergotong royong dengan warga menyingkirkan material bangunan seperti kayu, seng, dan batu bata.

Dansatbrimob Polda Sulteng Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre mengatakan, Brimob tidak hanya mengerahkan personel tetapi juga peralatan yang dimiliki.

"Dalam setiap penanganan bencana, Brimob tidak hanya mengerahkan personel, tetapi juga kemampuan dan peralatan yang kami miliki untuk membantu masyarakat," ujarnya di Palu, Kamis.

Selain pembersihan, Satbrimob Polda Sulteng menghadirkan kendaraan khusus water treatment untuk menyediakan air bersih.

Mereka juga mengoperasikan dapur lapangan guna menyiapkan dan mendistribusikan makanan siap saji kepada warga terdampak.

>>> OJK Minta Direksi BEI Terpilih Beri Kinerja Terbaik untuk Pasar Modal

Menurut Kombes Pol. Kurniawan, penyediaan air bersih dan makanan merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana.

"Kehadiran ransus water treatment dan dapur lapangan merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung kebutuhan dasar warga selama proses pemulihan pascagempa," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa tugas kemanusiaan adalah bagian tak terpisahkan dari pengabdian Brimob. Seluruh sumber daya yang dimiliki akan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang menghadapi musibah.

"Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini.

>>> Sony Sonjaya Bungkam Usai Diperiksa Kejagung Selama 9 Jam

Personel kami hadir untuk membantu membersihkan puing-puing, menyediakan air bersih, menyiapkan makanan, sekaligus memberikan dukungan moril agar warga tetap kuat dan optimistis menjalani proses pemulihan," pungkasnya.