Umat Islam kini telah memasuki tahun baru 1447 Hijriyah. Momentum ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan penghambaan kepada Allah SWT.

Saat ini kaum muslimin berada di bulan Muharram. Bulan ini merupakan satu dari empat bulan suci dalam syariat Islam, bersama Dzulqadah, Dzulhijjah, dan Rajab.

in1

>>> Swiss Hajar Bosnia 4-1 di Piala Dunia 2026, Naik ke Puncak Grup B

Allah SWT menegaskan kemuliaan waktu-waktu tersebut melalui firman-Nya dalam Surah At-Taubah ayat 36. Ayat tersebut menyebutkan bahwa di antara dua belas bulan, ada empat bulan haram yang dimuliakan.

Dalam ayat itu, Allah berfirman: "Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan Bumi, di antaranya ada empat bulan haram.

Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu."

>>> Kanada Hadapi Qatar di Grup B Piala Dunia 2026 Pagi Ini

Kehormatan bulan-bulan mulia ini juga dipertegas oleh Rasulullah SAW melalui sabda beliau. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan saleh, terutama puasa sunnah, di bulan Muharram.

Puasa sunnah di bulan Muharram memiliki keutamaan yang besar. Salah satu yang paling utama adalah puasa pada hari Asyura, yaitu tanggal 10 Muharram.

Selain itu, dianjurkan pula berpuasa pada tanggal 9 Muharram (Tasu'a) untuk membedakan dengan puasa Yahudi. Puasa di bulan ini merupakan sebaik-baik puasa setelah Ramadhan.

>>> Pemerintah Catat Perputaran Ekonomi Pariwisata Capai Rp86,05 Miliar

Mari kita sambut bulan Muharram dengan memperbanyak ibadah dan menjauhi perbuatan zalim. Semoga Allah memberikan keberkahan di tahun baru Hijriyah ini.