Korps Marinir TNI AL mendapat tugas untuk menempa calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) melalui Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad).

Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar. ) Rana Karyana mengatakan pelatihan berlangsung di Markas Pasmar 1 Cilandak, Jakarta.

in1

>>> Menkeu Purbaya Targetkan Panda Bonds Senilai 1 Miliar Dolar AS

Sebanyak 669 siswa Koperasi Merah Putih mengikuti pelatihan di satuan pendidikan Brigif 1.

Sementara itu, 865 siswi Kampung Nelayan Merah Putih berlatih di Satuan Pendidikan Resimen Artileri (Menart) 1.

Para peserta akan dididik selama satu setengah bulan oleh pengajar dari Marinir dan instansi pemerintah terkait.

Pada bulan pertama, mereka menjalani latsarmil yang didampingi pelatih dari Marinir.

Materi yang diberikan meliputi peraturan baris berbaris, penghormatan militer, tata upacara militer, disiplin militer, kepemimpinan lapangan, dan tata cara memberi instruksi.

>>> Apakah Film Husbands in Action (2026) Bakal Lanjut Season 2?

Latihan dasar itu bertujuan menumbuhkan kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, rasa tanggung jawab, serta nasionalisme. Selain itu, peserta juga mendapat pengenalan senjata dan tata cara bertahan hidup.

Rana memastikan materi diberikan sesuai taraf yang ditentukan dengan metode yang tepat untuk warga sipil.

Setelah satu bulan latihan dasar, peserta akan menerima materi pengelolaan KDMP dan KNMP selama dua minggu. Mereka akan dibekali keterampilan manajerial sesuai bidangnya.

Materi terkait KDMP disediakan Kementerian Koperasi, sedangkan materi KNMP dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Rana menegaskan pelatihan ini bukan untuk memiliterisasi warga sipil, melainkan memperkuat kekompakan dan jiwa nasionalisme para calon pengelola KDMP dan KNMP.

>>> Fifties Professionals Episode 10 Sub Indo dan Spoiler serta Link bukan LK21 tapi di KST:  Bong Je Soon Menghadang Kendaraan

Korps Marinir berkomitmen bekerja maksimal dalam melatih mereka.