MSCI Soroti Aksesibilitas Pasar Modal Indonesia, Transparansi Jadi Sorotan
Penyedia indeks global, MSCI, memberikan catatan terhadap aksesibilitas pasar modal Indonesia dalam laporan terbarunya.
Laporan MSCI 2026 Global Market Accessibility Review mencakup penilaian terhadap 79 pasar di dunia.
>>> BAIC Indonesia Siap Rakit Lokal SUV Hybrid BJ30 HEV pada Agustus 2026
Indonesia menjadi salah satu negara berkembang yang mengalami penurunan penilaian.
Transparansi dan Informasi Jadi Masalah Utama
MSCI menyoroti kurangnya transparansi dalam struktur kepemilikan saham di Indonesia.
Indikasi praktik perdagangan terkoordinasi juga dinilai mengganggu pembentukan harga yang wajar.
Akibatnya, MSCI menurunkan penilaian Indonesia pada aspek Information Flow dari '+' menjadi '-'.
MSCI menilai kondisi ini membatasi kemampuan investor institusi global untuk menilai jumlah saham beredar yang sebenarnya.
Selain itu, informasi rinci mengenai pasar saham Indonesia tidak selalu tersedia dalam bahasa Inggris.
Hal ini menjadi hambatan bagi investor asing untuk memperoleh informasi secara memadai.
Catatan Lain untuk Pasar Modal Indonesia
Pada kriteria Equal Rights to Foreign Investors, MSCI menilai informasi perusahaan belum selalu mudah diakses dalam bahasa Inggris.
>>> BPOM Setujui Sistem Nutri Level pada Kemasan Pangan untuk Tekan Penyakit Tidak Menular
Di aspek Foreign Exchange Market Liberalization Level, MSCI menyoroti belum adanya pasar valuta asing offshore yang efisien.
Pasar valuta asing domestik masih memiliki pembatasan, termasuk kewajiban transaksi valas terkait efek.
Dari sisi Clearing and Settlement, fasilitas overdraft bagi investor asing masih dilarang.
Transfer aset secara natura hanya diperbolehkan dalam kondisi tertentu.
Aktivitas stock lending telah diperbolehkan, tetapi terbatas pada saham tertentu dengan durasi maksimal 90 hari.
Praktik short selling juga sudah diizinkan, namun masih disertai sejumlah pembatasan.
Laporan aksesibilitas pasar ini menjadi komponen penting dalam penilaian klasifikasi pasar MSCI.
>>> Inggris Hancurkan Kroasia 4-2 pada Laga Perdana Piala Dunia 2026
MSCI dijadwalkan mengumumkan hasil MSCI 2026 Annual Market Classification Review pada 23 Juni 2026.
Update Terbaru
Stanford Buka Seed Transformation Program 2027 untuk Pengusaha Indonesia
Jumat / 19-06-2026, 07:22 WIB
AS Batalkan Pembongkaran Jaringan Pengamatan Laut OOI Senilai US$386 Juta
Jumat / 19-06-2026, 07:22 WIB
Investor Pemula Wajib Kuasai Istilah Saham dan Proteksi Finansial
Jumat / 19-06-2026, 07:21 WIB
Persebaya Surabaya Resmi Rekrut Penyerang Timnas Ramadhan Sananta
Jumat / 19-06-2026, 07:21 WIB
BYD Klarifikasi Penumpukan Kontainer di Tanjung Priok Berisi Komponen, Bukan Mobil
Jumat / 19-06-2026, 07:21 WIB
Pendaftaran Akun KIP Kuliah 2026 Dibuka Mulai 3 Februari
Jumat / 19-06-2026, 07:21 WIB
Rupiah NDF Menguat ke Rp17.795 per Dolar AS Pasca Kenaikan Suku Bunga BI
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Omoway Luncurkan Motor Listrik Pintar OMO X, Indonesia Jadi Pasar Perdana
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Bisnis Daun Bambu Dorong Ekonomi Pedesaan di Anhui, China Timur
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Cari Untung, Tapi Dukung Ekonomi
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Pilihan Chipset Smartphone Terbaik Sesuai Kelas dan Kebutuhan
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Omoway Resmi Luncurkan Motor Listrik OMO X, Indonesia Jadi Pasar Perdana
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Kanada Hajar Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Dua Kartu Merah Warnai Laga
Jumat / 19-06-2026, 07:18 WIB
Promo Sabun Mandi dan Cuci Piring di Alfamart, Indomaret, Superindo Awal Mei 2026
Jumat / 19-06-2026, 07:18 WIB






