Hari Asyura yang jatuh pada 10 Muharram menyimpan banyak peristiwa penting dan bersejarah dalam perjalanan umat Islam.

Berbagai kejadian masa lalu tersebut mengandung rekam jejak perjuangan para nabi yang kaya akan pelajaran berharga untuk kehidupan masa kini maupun masa depan.

in1

>>> China Berhasil Kembangkan Reaktor Fusi Nuklir Pembuka Energi Bersih Masa Depan

Umat Muslim dapat mengambil hikmah mendalam dari peristiwa bersejarah ini untuk memperkuat keimanan serta ketakwaan sebagai modal kehidupan akhirat.

Kisah-kisah nyata ini menjadi bukti otentik bagaimana pertolongan Allah SWT selalu nyata bagi hamba-Nya yang bertakwa.

Kisah Nabi Nuh AS dan Kesabaran Dakwah

Nabi Nuh AS merupakan rasul pertama yang diutus Allah SWT untuk berdakwah kepada kaum yang kafir.

Dalam menjalankan misinya, beliau menunjukkan kesabaran luar biasa dengan berdakwah siang dan malam, baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan.

Perjuangan dakwah tersebut berlangsung selama 950 tahun, namun mayoritas kaumnya tetap bertahan dalam kekufuran.

Mereka tidak sekadar menolak, tetapi juga memusuhi, melecehkan, hingga memukuli Nabi Nuh AS sampai pingsan.

Meski mengalami penganiayaan fisik yang berat secara bertubi-tubi, semangat dakwah beliau tidak pernah padam setelah disembuhkan oleh Allah SWT.

Beliau terus mengajak kaumnya beriman hingga menerima wahyu bahwa tidak ada lagi yang akan beriman kecuali kelompok kecil.

Sebagian riwayat menyebutkan jumlah pengikut Nabi Nuh AS hanya berkisar 60 orang, sementara riwayat lain menyatakan berjumlah 80 orang.

Atas kondisi tersebut, Nabi Nuh AS akhirnya memanjatkan doa memohon keselamatan.

Allah SWT kemudian menurunkan azab berupa banjir bandang yang memusnahkan seluruh orang kafir di muka bumi.

Nabi Nuh AS bersama pengikutnya yang beriman selamat di dalam perahu buatan mereka yang akhirnya berlabuh di Bukit Judiy.