Peringatan JD Vance ke Israel Dongkrak Harga Minyak Brent
Harga minyak mentah Brent mencatat penguatan pada perdagangan Kamis (18/6/2026). Sentimen ini muncul setelah Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, memberikan peringatan keras kepada Israel.
Vance memperingatkan Israel agar tidak melanjutkan aksi militer terhadap kelompok yang disokong Iran di Lebanon.
>>> Timnas Kanada Andalkan Jonathan David Hadapi Qatar
Pernyataan itu langsung memicu keraguan pasar terhadap keberlanjutan kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran.
Akibatnya, tekanan baru kembali membayangi sektor energi global. Sebelum pernyataan Vance dirilis, Brent sempat merosot ke posisi paling rendah sejak 27 Februari 2026.
Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) juga menyentuh titik terendah sejak 4 Maret 2026.
Pada akhir sesi perdagangan, Brent bertambah 30 sen atau 0,38% ke angka US$ 79,85 per barel.
Namun, minyak WTI justru melemah 19 sen atau 0,25% menjadi US$ 76,60 per barel.
John Kilduff, mitra di Again Capital, menjelaskan bahwa situasi ini membuktikan betapa sensitifnya pasar terhadap isu geopolitik.
Menurutnya, gangguan sekecil apa pun kini mampu memicu reaksi cepat di pasar. Fokus utama para pelaku pasar saat ini tertuju pada Selat Hormuz.
Jalur maritim krusial tersebut sempat mengalirkan sekitar 20% dari total pasokan minyak dunia sebelum konflik pecah.
Kesepakatan AS-Iran yang terdiri atas 14 poin sejatinya memperpanjang gencatan senjata bulan April selama 60 hari.
>>> Kanada Hadapi Qatar di Piala Dunia 2026 demi Amankan Tiket Fase Gugur
Proses ini diiringi masa negosiasi yang masih berjalan. Perjanjian tersebut mengatur pemulihan arus pelayaran di Selat Hormuz secara bertahap dalam kurun 30 hari.
Langkah ini juga mencakup wilayah Lebanon yang menjadi area operasi militer Israel terhadap Hezbollah. Selain itu, kesepakatan tersebut menunda pembahasan program nuklir Iran.
Update Terbaru
Pendaftaran Akun KIP Kuliah 2026 Dibuka Mulai 3 Februari
Jumat / 19-06-2026, 07:21 WIB
Rupiah NDF Menguat ke Rp17.795 per Dolar AS Pasca Kenaikan Suku Bunga BI
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Omoway Luncurkan Motor Listrik Pintar OMO X, Indonesia Jadi Pasar Perdana
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Bisnis Daun Bambu Dorong Ekonomi Pedesaan di Anhui, China Timur
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Cari Untung, Tapi Dukung Ekonomi
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Pilihan Chipset Smartphone Terbaik Sesuai Kelas dan Kebutuhan
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Omoway Resmi Luncurkan Motor Listrik OMO X, Indonesia Jadi Pasar Perdana
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Kanada Hajar Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Dua Kartu Merah Warnai Laga
Jumat / 19-06-2026, 07:18 WIB
Promo Sabun Mandi dan Cuci Piring di Alfamart, Indomaret, Superindo Awal Mei 2026
Jumat / 19-06-2026, 07:18 WIB
Polisi Siagakan 4.263 Personel untuk Amankan Demo di Jakarta Pusat
Jumat / 19-06-2026, 07:17 WIB
Inggris Tumbangkan Kroasia 4-2 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 07:17 WIB
Potongan Tangga Menara Eiffel Terjual Rp 9,2 Miliar di Lelang Paris
Jumat / 19-06-2026, 07:17 WIB
MSCI Pertahankan Status Emerging Markets Bursa Saham Indonesia
Jumat / 19-06-2026, 07:17 WIB
Makroekonomi Global Diprediksi Kendalikan Pasar Kripto Sepanjang 2026
Jumat / 19-06-2026, 07:17 WIB






