>>> Persebaya Surabaya Resmi Rekrut Ramadhan Sananta

Kemenangan Nabi Musa AS Atas Kediktatoran Firaun

Kisah lainnya terjadi pada masa Nabi Musa AS yang harus berhadapan dengan Firaun, penguasa zalim yang melampaui batas hingga mengaku sebagai tuhan.

in1

Nabi Musa AS diperintahkan untuk mendatangi dan mengajak Firaun kembali memeluk Islam dan mentauhidkan Allah SWT.

Berbagai mukjizat besar telah ditunjukkan untuk membuktikan kebenaran kerasulan beliau di hadapan sang penguasa.

Namun, Firaun merespons dengan kesombongan, menolak kebenaran, serta memperhebat penindasan terhadap Bani Israil yang beriman.

Kondisi tersebut memaksa Nabi Musa AS memimpin 600 ribu pengikutnya untuk keluar meninggalkan wilayah Mesir.

Firaun bersama pasukan besar yang berjumlah 1.600.000 orang segera melakukan pengejaran demi memusnahkan rombongan tersebut.

Pertolongan Allah SWT datang di saat genting ketika rombongan pelarian tersebut sudah terdesak di tepi jalur perairan.

Allah mewahyukan kepada Musa, “Pukullah lautan itu dengan tongkatmu,” maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan seperti gunung yang besar.

Hantaman tongkat tersebut membelah lautan menjadi 12 bagian yang menyisakan jalur tanah kering di antara dinding air yang berdiri kokoh.

Nabi Musa AS beserta seluruh pengikutnya berhasil menyeberang dengan selamat melalui jalur tersebut.

Sebaliknya, Firaun bersama seluruh bala tentaranya terjebak dan tenggelam saat mencoba mengejar ke tengah belahan laut yang kembali menutup.

Momentum 10 Muharram ini menjadi bukti nyata bahwa konsistensi dalam membela agama Allah SWT akan selalu membuahkan pertolongan-Nya.

>>> Cara Mengenali Orang Cerdas Melalui Kebiasaan dan Cara Berbicara

Amalan puasa yang dijalankan oleh Nabi Nuh AS dan Nabi Musa AS merupakan wujud nyata ekspresi rasa syukur atas kemenangan tersebut.