Saat memilih HP baru, banyak orang hanya fokus pada RAM atau kapasitas penyimpanan. Padahal, chipset adalah komponen paling krusial yang menentukan pengalaman penggunaan sehari-hari.

Chipset berfungsi sebagai otak utama smartphone. Komponen ini mengatur kecepatan aplikasi, kelancaran bermain game, kualitas pemrosesan kamera, hingga efisiensi daya baterai.

in1

>>> HUAWEI Siap Luncurkan MatePad Mini di Indonesia 24 Juni 2026

Pertanyaan "HP chipset apa yang bagus?" sering muncul.

Jawabannya tergantung pada kebutuhan dan anggaran pengguna.

Chipset Entry Level

Dulu, HP entry level memiliki performa pas-pasan.

Kini, chipset di kelas ini sudah cukup andal untuk media sosial, menonton video, belajar daring, dan sesekali bermain game.

MediaTek Helio G99 menjadi primadona di harga Rp2-3 jutaan. Chipset ini menawarkan performa stabil dengan konsumsi daya efisien.

Bermain Mobile Legends atau Free Fire masih nyaman. Multitasking ringan juga dapat dijalankan tanpa kendala.

>>> 5 HP Murah Terbaru Juni 2026: Penyimpanan Lega 256 GB dan Baterai 8.100 mAh

HP yang menggunakan Helio G99 antara lain Redmi Note 13 4G, Infinix Note 40, Tecno Camon 30, dan POCO M6 Pro.

Alternatif lain adalah Snapdragon 6 Gen 1. Chipset ini dibuat dengan fabrikasi 4 nanometer sehingga lebih hemat daya dan mendukung 5G.

Perangkat seperti Vivo V50 Lite 5G dan Honor X9c 5G hadir dengan chipset ini.

Chipset Midrange

Jika anggaran lebih besar, segmen midrange menjadi pilihan rasional. Performanya mendekati flagship dengan harga terjangkau.

Snapdragon 7 Gen 3 menjadi salah satu chipset menarik di kelas ini. Kemampuannya dalam multitasking, gaming, dan pengolahan gambar terasa premium.

>>> Unreal Engine 6 Hadirkan Integrasi AI Gemini dan Claude, Target Rilis 2027

Vivo V50, Honor 200, dan OnePlus Nord 4 adalah contoh HP yang menggunakan chipset tersebut.