Sejumlah ponsel kelas menengah dan entry-level yang akan dirilis pada 2026 dikabarkan berpotensi kembali menggunakan desain waterdrop notch, pendekatan yang sempat ditinggalkan industri smartphone dalam beberapa tahun terakhir.

Informasi ini muncul dari bocoran yang dibagikan tipster Digital Chat Station melalui platform Weibo dan kemudian dikutip sejumlah media teknologi internasional.

>>> Produksi Smartphone Global 2026 Diprediksi Anjlok 16,2 Persen

Bocoran tersebut menyebut bahwa beberapa produsen smartphone tengah mengevaluasi kembali penggunaan komponen dan desain lama untuk menjaga harga perangkat tetap kompetitif.

Langkah ini terjadi di tengah meningkatnya biaya komponen utama, khususnya memori DRAM dan penyimpanan NAND Flash, yang menjadi bagian penting dalam produksi smartphone modern.

Perubahan Spesifikasi yang Diperkirakan

Menurut bocoran yang beredar, sejumlah perangkat baru berpotensi hadir dengan layar refresh rate 90Hz yang menggunakan desain waterdrop notch untuk kamera depan.

Selain itu, beberapa model juga disebut akan kembali mengadopsi slot hybrid SIM dan microSD, bingkai berbahan plastik, serta sensor sidik jari optik dengan desain yang lebih sederhana dibanding generasi terbaru saat ini.

Perubahan tersebut cukup kontras dengan tren industri smartphone dalam beberapa tahun terakhir, di mana mayoritas ponsel kelas menengah saat ini telah menggunakan layar 120Hz, desain punch-hole untuk kamera depan, material premium seperti kaca atau logam, serta mulai meninggalkan dukungan kartu microSD.

Laporan yang beredar mengaitkan potensi perubahan ini dengan kenaikan harga komponen memori global.

Permintaan tinggi terhadap DRAM dan NAND Flash, termasuk untuk kebutuhan komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI), disebut berdampak pada rantai pasok industri elektronik konsumen.

Akibatnya, produsen smartphone perlu mencari cara untuk menjaga harga jual tetap berada pada level yang dapat diterima pasar.