Polisi Bawa Tiga Bungkusan dari Klinik Mordent ke Labfor Usai Olah TKP Sutrimo
Polisi membawa sejumlah barang bukti hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terkait kematian Sutrimo.
Olah TKP pada Senin (27/7) berlangsung mulai pukul 13.10 WIB hingga 14.13 WIB.
>>> Italia: Api Melahap Semenanjung Gargano, Ratusan Turis Mengungsi
Seorang personel terlihat membawa tiga bungkus kertas berwarna cokelat yang diduga berisi barang bukti.
Setelah olah TKP, kepolisian juga memasang garis polisi di pagar dan pintu masuk klinik kecantikan tersebut.
Barang Bukti Dibawa ke Puslabfor
Kasubnit Resmob Polres Jaksel Ipda Robby Pasha mengatakan barang bukti tersebut selanjutnya dibawa ke Puslabfor untuk diperiksa.
Namun, Robby tidak membeberkan barang bukti apa saja yang diamankan dari lokasi.
>>> BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG karena Langgar Aturan
"(Dibawa ke) Labfor," kata Robby singkat.
Kronologi Kematian Sutrimo
Sutrimo meninggal dunia pada Kamis (23/7) lalu.
Ia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent dan kemudian dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans.
>>> Ribka Haluk Dorong Kepemimpinan Perempuan Transformatif di Daerah
"Pihak rumah sakit menerangkan bahwa Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7).
Penyelidik saat ini mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, dan pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.
"Rekam medis, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal ditemukannya almarhum, serta informasi lain yang berkaitan juga sedang didalami," tutur Budi.
Korban disebut-sebut merupakan kepala rumah tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.
>>> Polisi Pastikan Tak Ada Racun di Klinik Jaksel Terkait Kematian Sutrimo
CNNIndonesia. com telah menghubungi Febri Diansyah selaku kuasa hukum Febrie Adriansyah untuk konfirmasi, namun belum direspons.
Update Terbaru
PNM Tanam 22 Ribu Mangrove Serentak di 18 Titik Pesisir Indonesia
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Samsung Wallet Siap Terima Stablecoin, Langkah Besar Pembayaran Kripto di Ponsel
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Sekolah Dinas Ikatan Dinas vs Non-Ikatan: Mana yang Pasti Jadi PNS?
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Bell's Palsy Bukan Strok, Kenali Gejala Khas pada Wajah
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Komisi XI Masih Menunggu Penugasan Bamus untuk Uji Kelayakan Calon Gubernur BI
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB
Longsor di Morowali Utara: 2.104 Jiwa Terisolir, Akses Jalan Putus
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB
Kuwait dan Bahrain Kirim Jet Tempur Serang Target di Iran
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB
Ayah dan Anak Tewas di Palu, Istri Kritis Akibat Pembunuhan
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB
Pemusnahan 312 Ton MBM Berporcine, Tiga Lembaga Negara Tindak Tegas Pelanggaran Halal
Senin / 27-07-2026, 20:21 WIB
Bantuan Top-up Gaji PNS: Mendagri Minta Pemda Efisien Dulu
Senin / 27-07-2026, 20:21 WIB
Pemukim Israel Serang Desa di Tepi Barat, Bakar Dua Masjid dan Rumah Warga
Senin / 27-07-2026, 20:21 WIB
Vietnam Sembunyikan 'Badai Bola Mati' untuk Hadapi Indonesia di Piala AFF 2026
Senin / 27-07-2026, 20:21 WIB
Truk Trailer Tabrak Rumah Warga di Pasuruan, Tiga Tewas dan Dua Luka Berat
Senin / 27-07-2026, 20:14 WIB
Etomidate: Bareskrim Bekuk Kasat Narkoba Tangsel dan 5 Anggota
Senin / 27-07-2026, 20:14 WIB







