Vietnam Sembunyikan 'Badai Bola Mati' untuk Hadapi Indonesia di Piala AFF 2026

Pelatih timnas Vietnam, Kim Sang Sik, disebut sengaja merahasiakan taktik 'badai bola mati' untuk laga-laga krusial Piala AFF 2026.
Strategi ini belum diperlihatkan saat Vietnam menang telak 7-0 atas Timor Leste. Dari tujuh gol yang tercipta, tidak satupun berasal dari skema bola mati.
>>> Truk Trailer Tabrak Rumah Warga di Pasuruan, Tiga Tewas dan Dua Luka Berat
Media Vietnam, Bongda, menilai hal itu tidak normal karena Vietnam dikenal memiliki eksekutor bola mati yang jitu. Sang Sik disebut sengaja menyembunyikan taktik tersebut.
"Dalam sepak bola tingkat atas, terutama di turnamen piala seperti Piala ASEAN, menjaga kerahasiaan taktik sangat penting," tulis Bongda.
"Pelatih Kim Sang Sik sangat memahami bahwa rival langsung seperti Indonesia dan Thailand mengamati setiap langkah yang diambil Vietnam untuk menemukan cara melawan mereka."
>>> Etomidate: Bareskrim Bekuk Kasat Narkoba Tangsel dan 5 Anggota
Dalam skuad Vietnam untuk Piala AFF 2026, terdapat beberapa pemain andal dalam eksekusi bola mati.
Nguyen Quang Hai dan Nguyen Huang Duc mahir untuk bola mati sisi kiri dengan kaki kanan.
Sementara Nguyen Dinh Bach dan Do Hoang Hen presisi di kanan dengan kaki kiri.
>>> Gaikindo Bantah Tudingan Hambat Transisi Mobil Listrik di Indonesia
Vietnam juga memiliki pemain yang handal dalam duel bola atas, seperti Dinh Quang Kiet (195 cm), Nguyen Tai Loc (188 cm), Nguyen Xuan Son (186 cm), dan Bui Hoang Viet Anh (184 cm).
Strategi bola mati yang dirancang Sang Sik kemungkinan baru akan diterapkan saat melawan Indonesia pada 3 Agustus.
"Menyimpan bola mati untuk momen-momen yang lebih krusial menunjukkan ketenangan dan niat strategis pelatih Kim Sang Sik. Bola mati seringkali menjadi kunci untuk memecah kebuntuan," tulis Bongda.
>>> Eks Sekutu Tantang Netanyahu di Pemilu Israel, Elektabilitas Unggul
"Para penggemar sedang menunggu 'badai bola mati' yang akan diizinkan pelatih Kim untuk dilepaskan di babak gugur, di mana setiap situasi bola mati dapat menentukan nasib."
Update Terbaru
Olmo Tolak Maaf Ayala: Tak Perlu Minta Maaf Jika Tak Akui Perbuatan
Senin / 27-07-2026, 20:56 WIB
Proses Penunjukan Gubernur BI Definitif Tunggu Mekanisme UU, Ini Kata Pjs
Senin / 27-07-2026, 20:56 WIB
Kaesang Siap Maju Caleg dari Dapil Solo, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Senin / 27-07-2026, 20:56 WIB
Pendekatan MDT dan PET-CT Jadi Kunci Penanganan Kanker Payudara yang Tepat Sasaran
Senin / 27-07-2026, 20:56 WIB
297 Atlet Muda Bertanding di Kejurnas Angkat Besi Pupuk Indonesia 2026
Senin / 27-07-2026, 20:49 WIB
Penembakan di Festival Bite of Seattle Tewaskan Dua Orang, Empat Luka-luka
Senin / 27-07-2026, 20:49 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Sekolah Rakyat Sragen, Dorong Siswa Manfaatkan Fasilitas
Senin / 27-07-2026, 20:49 WIB
Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan, Minta Status Tersangka Digugurkan
Senin / 27-07-2026, 20:49 WIB
Kiper Kamboja Yakin 200 Persen Kalahkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
Ganjar Tanggapi Santai Kaesang Maju di Dapil Puan: Jateng Tetap Kandang Banteng
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
Perry Warjiyo Kirim Surat, Tak Bertemu Prabowo Langsung Saat Mundur dari BI
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
Lodewyk Kirim Surat ke Hakim, Minta Hadir Sidang Praperadilan MBG
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
PNM Tanam 22 Ribu Mangrove Serentak di 18 Titik Pesisir Indonesia
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Samsung Wallet Siap Terima Stablecoin, Langkah Besar Pembayaran Kripto di Ponsel
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB







