Infantino Minta Maaf pada Pengkritik Piala Dunia 2026 yang 'Melewatkan Kegembiraan

Presiden FIFA Gianni Infantino akhirnya merespons kritik yang muncul selama Piala Dunia 2026. Lewat unggahan Instagram, ia melontarkan pernyataan bernada sarkastis.
"Kepada kalian yang melewatkan momen anak-anak, bayi, kakek-nenek berkumpul, saya minta maaf karena kalian tenggelam dalam kebencian dan kritik," tulis Infantino.
>>> Ekshumasi Jenazah Terduga Pencuri Ayam di Bali, Polisi Cari Penyebab Kematian
Ia juga menyerang para pengkritik yang disebutnya hanya duduk di belakang layar menyebarkan kebencian. "Kami di FIFA berada di garis depan, mengorganisir pertunjukan terbesar di dunia," ujarnya.
Infantino mengklaim sekitar tujuh juta orang dari lebih dari 200 negara menikmati pertandingan di 16 kota. Ia menegaskan tidak ada insiden besar selama turnamen.
>>> Kemenkes Rilis Data 1.183 Kasus HIV pada Anak dan Remaja di Sidoarjo Selama 25 Tahun
"Nol insiden, nol permusuhan, nol kekerasan, hanya kegembiraan dan persatuan," kata Infantino.
Kontroversi yang Mewarnai Piala Dunia 2026
Meski demikian, sejumlah kontroversi tetap muncul.
>>> Momen Mencekam Gunung Es Raksasa Terbalik di Greenland Terekam Kamera
Mulai dari penangguhan hukuman kartu merah pemain AS Folarin Balogun, masalah visa delegasi Iran, hingga mahalnya harga tiket.
Infantino mengakui ada penolakan visa, namun menurutnya hal itu tidak sebanding dengan jutaan orang yang berhasil masuk. Ia menegaskan FIFA bekerja keras menjaga turnamen sebagai ajang pemersatu.
>>> Polisi Bawa Tiga Bungkusan dari Klinik Mordent ke Labfor Usai Olah TKP Sutrimo
Menutup pernyataannya, Infantino mengajak publik menghargai semangat sepak bola. "Mungkin sudah saatnya meletakkan pena dan keyboard, lalu menunjukkan rasa hormat," ucapnya.
Update Terbaru
297 Atlet Muda Bertanding di Kejurnas Angkat Besi Pupuk Indonesia 2026
Senin / 27-07-2026, 20:49 WIB
Penembakan di Festival Bite of Seattle Tewaskan Dua Orang, Empat Luka-luka
Senin / 27-07-2026, 20:49 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Sekolah Rakyat Sragen, Dorong Siswa Manfaatkan Fasilitas
Senin / 27-07-2026, 20:49 WIB
Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan, Minta Status Tersangka Digugurkan
Senin / 27-07-2026, 20:49 WIB
Kiper Kamboja Yakin 200 Persen Kalahkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
Ganjar Tanggapi Santai Kaesang Maju di Dapil Puan: Jateng Tetap Kandang Banteng
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
Perry Warjiyo Kirim Surat, Tak Bertemu Prabowo Langsung Saat Mundur dari BI
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
Lodewyk Kirim Surat ke Hakim, Minta Hadir Sidang Praperadilan MBG
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
PNM Tanam 22 Ribu Mangrove Serentak di 18 Titik Pesisir Indonesia
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Samsung Wallet Siap Terima Stablecoin, Langkah Besar Pembayaran Kripto di Ponsel
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Sekolah Dinas Ikatan Dinas vs Non-Ikatan: Mana yang Pasti Jadi PNS?
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Bell's Palsy Bukan Strok, Kenali Gejala Khas pada Wajah
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Komisi XI Masih Menunggu Penugasan Bamus untuk Uji Kelayakan Calon Gubernur BI
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB
Longsor di Morowali Utara: 2.104 Jiwa Terisolir, Akses Jalan Putus
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB







