Ekshumasi Jenazah Terduga Pencuri Ayam di Bali, Polisi Cari Penyebab Kematian

Kepolisian Resor Tabanan, Bali, melakukan ekshumasi terhadap jenazah KD, pria yang tewas setelah dikeroyok massa karena diduga mencuri ayam.
Penggalian makam dilakukan di Kuburan Desa Adat Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, pada Senin (27/7) siang.
>>> Kemenkes Rilis Data 1.183 Kasus HIV pada Anak dan Remaja di Sidoarjo Selama 25 Tahun
Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati menjelaskan bahwa ekshumasi bertujuan melengkapi proses penyidikan kasus tersebut.
"Tujuan utama ekshumasi adalah mengidentifikasi identitas mayat, mencari penyebab pasti kematian, serta mengumpulkan tanda-tanda kekerasan demi kepentingan penegakan keadilan hukum," ujarnya.
Ia menambahkan, hasil ekshumasi diharapkan dapat memperkuat konstruksi perkara yang masih didalami penyidik.
>>> Momen Mencekam Gunung Es Raksasa Terbalik di Greenland Terekam Kamera
Area pemakaman dipasangi garis polisi dan dijaga ketat personel kepolisian selama proses berlangsung.
Penyidik Satreskrim Polres Tabanan, petugas identifikasi, dan tim medis forensik hadir untuk melakukan pemeriksaan jenazah.
Lima Tersangka dan Dua Perkara
Sebelumnya, Polres Tabanan telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus pengeroyokan yang terjadi pada Jumat (24/7) di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti.
>>> Polisi Bawa Tiga Bungkusan dari Klinik Mordent ke Labfor Usai Olah TKP Sutrimo
Kelima tersangka berinisial MJ, WS, KB, ML, dan ND. Korban KD tewas setelah dihakimi massa karena diduga mencuri ayam aduan.
Kapolres Tabanan menyatakan polisi menangani dua perkara sekaligus: dugaan pencurian oleh Polsek Baturiti dan dugaan kekerasan bersama yang mengakibatkan kematian.
"Penanganan perkara dilakukan secara profesional dengan dukungan Ditreskrimum Polda Bali," kata Putu Bayu dalam keterangan tertulis.
>>> Italia: Api Melahap Semenanjung Gargano, Ratusan Turis Mengungsi
Kasus ini menjadi perhatian nasional setelah video pemakaman korban viral di media sosial, memperlihatkan tangisan histeris anak perempuannya yang masih kecil.
Update Terbaru
297 Atlet Muda Bertanding di Kejurnas Angkat Besi Pupuk Indonesia 2026
Senin / 27-07-2026, 20:49 WIB
Penembakan di Festival Bite of Seattle Tewaskan Dua Orang, Empat Luka-luka
Senin / 27-07-2026, 20:49 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Sekolah Rakyat Sragen, Dorong Siswa Manfaatkan Fasilitas
Senin / 27-07-2026, 20:49 WIB
Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan, Minta Status Tersangka Digugurkan
Senin / 27-07-2026, 20:49 WIB
Kiper Kamboja Yakin 200 Persen Kalahkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
Ganjar Tanggapi Santai Kaesang Maju di Dapil Puan: Jateng Tetap Kandang Banteng
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
Perry Warjiyo Kirim Surat, Tak Bertemu Prabowo Langsung Saat Mundur dari BI
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
Lodewyk Kirim Surat ke Hakim, Minta Hadir Sidang Praperadilan MBG
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
PNM Tanam 22 Ribu Mangrove Serentak di 18 Titik Pesisir Indonesia
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Samsung Wallet Siap Terima Stablecoin, Langkah Besar Pembayaran Kripto di Ponsel
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Sekolah Dinas Ikatan Dinas vs Non-Ikatan: Mana yang Pasti Jadi PNS?
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Bell's Palsy Bukan Strok, Kenali Gejala Khas pada Wajah
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Komisi XI Masih Menunggu Penugasan Bamus untuk Uji Kelayakan Calon Gubernur BI
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB
Longsor di Morowali Utara: 2.104 Jiwa Terisolir, Akses Jalan Putus
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB







