Petisi daring yang menuntut Argentina dilarang berpartisipasi dalam Piala Dunia di masa mendatang telah mengumpulkan lebih dari 23 juta tanda tangan.

Kampanye bertajuk "Argentina Out" ini ditutup pada 19 Juli 2026 dengan 23.316.108 tanda tangan terverifikasi dari pendukung di sekitar 170 negara.

>>> Kejutan dari Thamrin: Gubernur BI Perry Warjiyo Resmi Mengundurkan Diri, Prabowo Beri Apresiasi Tinggi

Jumlah tersebut nyaris memecahkan Rekor Dunia Guinness untuk petisi daring, hanya terpaut sedikit dari rekor 24,3 juta.

Petisi ini mendesak FIFA untuk menolak keikutsertaan Argentina dalam turnamen Piala Dunia mendatang.

Para penandatangan menilai perilaku skuad Albiceleste selama dan setelah laga final Piala Dunia 2026 telah merusak citra sepak bola.

Kekacauan memuncak setelah gelandang Enzo Fernández diusir keluar lapangan akibat kartu kuning kedua, disusul konfrontasi fisik di akhir pertandingan.

Respons Presiden Milei

Presiden Argentina Javier Milei justru merespons badai kritik ini dengan serangkaian pesan patriotik di Instagram. Ia secara terbuka membela tim nasional dan mengkritik pihak-pihak yang dianggap memusuhi Argentina.

"Apakah Anda punya musuh? Itu berarti Anda pernah membela sesuatu.

Kami membela Argentina," tulis Milei dalam salah satu unggahannya. Dalam unggahan lain, ia mengklaim bahwa kecaman ini lahir karena dunia iri terhadap negaranya.

>>> TOP 45 Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 28 Juli 2026 ada Arisan Kalah dengan Lautan Cinta

Milei bahkan membagikan gambar hasil rekayasa AI yang memperlihatkan dirinya merobek setelan jas untuk memamerkan jersi Argentina di baliknya, dilengkapi takarir provokatif: "Hidup Argentina, sialan!"

Unggahan tersebut tersebar luas seiring perdebatan mengenai perilaku Argentina.

Petisi Tandingan dan Investigasi FIFA