Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan komitmen negaranya untuk menjaga perdamaian di Timur Tengah.

Ia berharap seluruh pihak, termasuk Israel dan kelompok Hizbullah yang berbasis di Lebanon, turut mempertahankan situasi damai.

in1

>>> Kanada Hancurkan Qatar 6-0, Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia

"Amerika Serikat berkomitmen pada perdamaian, dan kami mendorong semua pihak di kawasan Timur Tengah untuk tetap berkomitmen sehingga proses negosiasi dapat berjalan dengan baik," tulis Trump melalui platform Truth Social.

Trump juga menyebut bahwa pasar menyambut positif perkembangan ini dengan harga minyak yang turun dan pasar saham yang menguat.

"Kami mengharapkan gencatan senjata penuh di semua front, termasuk di Lebanon, antara Hizbullah dan Israel," lanjutnya.

>>> MSCI Turunkan Penilaian Aksesibilitas Pasar Modal Indonesia, Risiko Eksodus Dana US$ 13 Miliar

Kesepakatan Iran-AS

Pada Minggu, Iran dan Amerika Serikat memastikan penyusunan nota kesepahaman telah selesai.

Pada dini hari 18 Juni, kedua negara menandatangani dokumen tersebut secara jarak jauh untuk mengakhiri konflik militer yang berlangsung sejak 28 Februari.

Memorandum tersebut memberikan waktu 60 hari bagi Washington dan Teheran untuk merundingkan kesepakatan final terkait isu nuklir Iran dan pencabutan sanksi Amerika Serikat.

>>> Dishub DKI Imbau Warga Naik Transportasi Umum ke Haul Ulama Betawi

Dokumen itu juga menetapkan jadwal bagi AS untuk mengakhiri blokade laut, serta bagi Iran untuk memulihkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.