Penyanyi dangdut Inul Daratista mengamati perkembangan positif musik dangdut yang kini semakin inklusif bagi generasi muda.

Menurut dia saat ditemui di Jakarta, Kamis malam, dangdut berkembang pesat karena dapat bertransformasi menjadi musik yang universal.

in1

>>> Pelatih Swiss Puji Dampak Pemain Pengganti saat Gilas Bosnia 4-1

Dangdut tidak lagi dianggap sebagai genre klasik semata.

Inul mencatat bahwa saat ini dangdut bisa dimodifikasi ke dalam berbagai genre lain, seperti pop, hip hop, atau disko.

Hal itu membuat popularitasnya terus meningkat di kalangan generasi Z.

"Dangdut itu sangat universal.

Baik itu 'pure' dangdut, baik itu di luar genre dangdut mereka semuanya 'enjoy' bahkan musik dangdut itu bisa dimodifikasi apa aja," ujar Inul.

Inul mengungkapkan bahwa musik dangdut juga sudah lama merambah luar negeri.

>>> Vozinha Jadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2026 Usai Tahan Spanyol

Ia berbagi pengalaman saat tampil di Amsterdam, di mana pertunjukannya turut disaksikan oleh tokoh diplomatik.

"Waktu dulu aku nyanyi di Amsterdam juga pernah didatangi Perdana Menteri Inggris juga," kenang Inul.

Inul berharap musik dangdut tetap menjadi kebanggaan sebagai musik nasional yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Bagi aku dangdut itu 'the music of my country'.

Jadi kita boleh bangga dengan budaya dangdut karena yang luar biasa sekarang bisa diterima hampir seluruh masyarakat Indonesia dari tukang becak sampai orang yang punya mobil mewah, semuanya bisa menikmati," ujar Inul.

Saat ditanyai apakah berminat menjajaki panggung di China, Inul tidak ragu menjawab ya.

>>> Tuchel Soroti Mentalitas Timnas Inggris Usai Kalahkan Kroasia 4-2

"Mau, mau banget (ke China). Biar ketemu Zhang Ling He," kata Inul.