PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) mengambil alih PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL) dengan nilai transaksi Rp215 miliar.

Perusahaan akan membeli 191.250 saham BIL yang setara dengan 99,99% kepemilikan dari PT Bermuda Nusantara Logistik (BNL).

in1

>>> BPS: 834.000 Rumah Tangga di Jakarta Tinggal di Hunian Tak Layak

Pendanaan akuisisi berasal dari dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) WBSA. Transaksi ini tergolong material karena nilainya melebihi 50% dari ekuitas WBSA.

Akuisisi bertujuan memperkuat posisi WBSA sebagai penyedia jasa logistik multimoda terintegrasi. Manajemen menilai BIL membuka akses ke sektor pertambangan dan komoditas hulu.

Integrasi diharapkan mendiversifikasi basis pelanggan dan mengurangi ketergantungan pada beberapa klien utama. Wilayah operasional kedua perusahaan akan membentuk struktur pendapatan yang lebih seimbang.

Sinergi operasional diproyeksikan memangkas biaya transportasi, mengoptimalkan armada, dan memperkuat koordinasi antarmoda. Hal ini juga menekan ketergantungan pada vendor eksternal.

BIL merupakan holding yang memiliki mayoritas saham PT Beruang Maritim Indonesia (BMI), perusahaan angkutan laut domestik barang khusus.

Data keuangan BIL mencatat pendapatan bersih Rp980,15 miliar sejak Maret 2025 hingga akhir 2025.

Perusahaan membukukan rugi bersih Rp4,57 miliar, total aset Rp576,46 miliar, dan ekuitas Rp187,07 miliar.

Penilai independen KJPP Kusnanto & Rekan mengestimasi nilai pasar 99,99% saham BIL sebesar Rp222,68 miliar.

>>> PT Prodia Diagnostic Line Tbk Targetkan Rp62,75 Miliar Lewat IPO

Harga akuisisi Rp215 miliar dinilai wajar karena 3,45% di bawah valuasi pasar.

Laporan pendapat kewajaran menyatakan transaksi berpotensi memperkuat struktur keuangan konsolidasi WBSA. Rasio utang terhadap ekuitas (DER) diperkirakan turun dari 191,55% menjadi 173,52%.

Meskipun ada unsur transaksi afiliasi akibat kesamaan pengendali, manajemen memastikan tidak ada benturan kepentingan.

Aksi ini telah mendapat persetujuan dari PT Bank OCBC NISP Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk.

WBSA akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Juni 2026 untuk meminta restu pemegang saham.

Batas pendaftaran pemegang saham telah dilakukan pada 12 Mei 2026.

WBSA melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 April 2026 dengan melepas 1,8 miliar saham baru atau 20,75% dari modal ditempatkan.

Harga IPO Rp168 per saham berhasil menghimpun dana Rp302,4 miliar.

>>> Komdigi Perketat Pengawasan Pelanggaran HKI di Ruang Digital

Mayoritas dana IPO dialokasikan untuk ekspansi ini, sisanya sebagai modal kerja operasional.