PT Prodia Diagnostic Line Tbk Targetkan Rp62,75 Miliar Lewat IPO
PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Juli 2026.
Perusahaan akan menawarkan sebanyak-banyaknya 522,9 juta saham baru melalui penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO).
>>> Komdigi Perketat Pengawasan Pelanggaran HKI di Ruang Digital
Aksi korporasi ini membidik dana segar hingga Rp62,75 miliar. Demikian dilansir dari Bloomberg Technoz pada Kamis (18/6/2026).
Perusahaan menetapkan kisaran harga penawaran sebesar Rp100 hingga Rp120 per saham. Jumlah itu setara dengan 30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO.
Selain saham publik, perseroan juga mengalokasikan program Employee Stock Allocation (ESA) maksimal 36,6 juta saham. Jumlah itu sekitar 7 persen dari total saham IPO.
Risiko Usaha yang Diungkap Manajemen
Manajemen PRDL mengungkapkan sejumlah risiko usaha dalam prospektus mereka. Salah satunya adalah ketergantungan yang tinggi terhadap anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) di sektor kesehatan.
>>> Jorge Martin Ungkap Pembatalan Kontrak Sepihak oleh Ducati
"Pendapatan usaha perseroan saat ini sebagian besar berasal dari belanja pemerintah pada fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah atau yang bergantung pada pembiayaan program pemerintah.
Sehingga APBN pada sektor kesehatan sangat berpengaruh pada pendapatan usaha Perseroan," tulis Manajemen PRDL.
Perusahaan juga menggarisbawahi risiko operasional lainnya.
Termasuk ketergantungan pada komponen impor untuk produk In Vitro Diagnostic (IVD), ketatnya persaingan dengan produsen global, perubahan kebijakan e-katalog, fluktuasi nilai tukar rupiah, hingga dinamika pasar modal yang volatil.
>>> BGN Kaji Klasterisasi Dapur Makan Bergizi Gratis, Insentif Dibedakan
"Apabila perseroan tidak mampu mempertahankan kualitas produk, layanan purna jual, serta daya saing harga, maka kinerja usaha dapat berdampak secara material," lanjut Manajemen PRDL.
Update Terbaru
Bank Indonesia Kucurkan Insentif Likuiditas Rp418,1 Triliun untuk Perbankan
Jumat / 19-06-2026, 05:44 WIB
Argentina vs Austria: Laga Bersejarah Perebutan Puncak Grup J Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 05:42 WIB
Pemilik Mobil Manfaatkan Perangkat Pelacak Pintar sebagai Cadangan
Jumat / 19-06-2026, 05:42 WIB
Kenali Kepribadian Seseorang dari Pilihan Tas dan Koper Travel
Jumat / 19-06-2026, 05:41 WIB
OJK Tetapkan Direksi Baru BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Jadi Dirut
Jumat / 19-06-2026, 05:41 WIB
Telkom Indonesia Terbitkan Laporan Keberlanjutan 2025 Berbasis ESG
Jumat / 19-06-2026, 05:41 WIB
Prabowo Panggil Himbara ke Istana Bahas Ekonomi Nasional
Jumat / 19-06-2026, 05:41 WIB
Kapal Tanker Mulai Lintasi Selat Hormuz Pascaperdamaian AS-Iran
Jumat / 19-06-2026, 05:40 WIB
Enam Zodiak yang Sering Menerapkan Silent Treatment
Jumat / 19-06-2026, 05:40 WIB
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028
Jumat / 19-06-2026, 05:40 WIB
Real Madrid Sepakati Kontrak Enzo Fernandez Hingga 2032
Jumat / 19-06-2026, 05:40 WIB
Hugo Broos Kritik Gaya Bermain Republik Ceko dan Atmosfer Atlanta Stadium
Jumat / 19-06-2026, 05:40 WIB
Harga Emas Dunia Turun Akibat Sinyal Hawkish The Fed dan Dolar Menguat
Jumat / 19-06-2026, 05:40 WIB
Mahasiswa Perlu Kelola Keuangan Demi Bangun Kebiasaan Finansial Sehat
Jumat / 19-06-2026, 05:38 WIB






