PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi menerbitkan Sustainability Report 2025 pada Kamis (18/6/2026).

Laporan ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis.

in1

>>> Prabowo Panggil Himbara ke Istana Bahas Ekonomi Nasional

Vice President Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, menyatakan bahwa perusahaan tidak hanya dituntut menciptakan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan keberlanjutan operasional dan pengelolaan lingkungan.

Penerbitan laporan ini dilakukan di tengah dinamika industri digital yang terus berkembang.

Langkah strategis ini merekam berbagai pencapaian efisiensi operasional serta penguatan portofolio bisnis yang selaras dengan agenda transformasi internal TLKM 30.

Agenda tersebut mencakup peningkatan operational excellence, penyederhanaan portofolio bisnis, monetisasi aset digital, hingga transformasi menuju strategic holding company.

Tiga Pilar Utama ESG

Penerapan ESG di Telkom bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business.

Melalui pilar Save Our Planet, TelkomGroup terus memperkuat inisiatif untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Upaya dilakukan melalui pengelolaan emisi, peningkatan efisiensi energi, optimalisasi sumber daya, serta pengembangan infrastruktur digital yang lebih ramah lingkungan, termasuk green data center.

>>> Kapal Tanker Mulai Lintasi Selat Hormuz Pascaperdamaian AS-Iran

Salah satu pencapaian penting dalam Sustainability Report 2025 adalah peluncuran Climate Transition Plan untuk pertama kalinya.

Inisiatif ini menjadi tonggak strategis dalam memperkuat kesiapan perusahaan menghadapi tantangan perubahan iklim.

Pada pilar kedua, perusahaan mencatat keterlibatan perempuan di posisi manajerial mencapai 21 persen dan porsi talenta digital menyentuh angka 20,2 persen hingga tahun 2025.

Komitmen TelkomGroup juga tercermin melalui peningkatan Net Promoter Score (NPS) yang memperoleh predikat 'Excellent'.

Selain itu, program pendampingan teknologi digital berhasil mendorong 12,6 persen UMKM binaan naik kelas di sepanjang tahun 2025.

Penguatan pada pilar ketiga ditandai lewat pembentukan Direktorat Legal & Compliance pada tahun 2025 serta pengembangan infrastruktur pusat data, menara komunikasi, dan jaringan fiber optik nasional.

>>> Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028

Gunawan menegaskan bahwa sustainability bukan sekadar pemenuhan aspek kepatuhan, melainkan bagian integral dari strategi perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.