Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI menyatakan posisi ekonomi digital Indonesia yang terbesar di Asia Tenggara menjadi peluang besar bagi UMKM untuk naik kelas.

Hal itu disampaikan Asisten Deputi Kemitraan Rantai Pasok dan Pemasaran Usaha Kecil Kementerian UMKM Yogia Prihartiny di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis.

>>> Kontingen Pesparawi Kaltara Bertolak ke Manokwari, Kenalkan Budaya Daerah

"Indonesia saat ini berada pada momentum strategis perkembangan ekonomi digital dengan nilai diperkirakan sekitar 100 miliar dolar AS dan tetap jadi salah satu terbesar di Asia Tenggara," kata Yogia.

Menurut dia, lebih dari 82 persen penduduk Indonesia telah memiliki akses internet.

Jumlah pengguna internet aktif mencapai lebih dari 235 juta orang yang menjadi pasar potensial bagi pelaku usaha.

Jumlah pengguna aktif perdagangan elektronik di Indonesia diproyeksikan mencapai 206 juta hingga lebih dari 215 juta orang.

Hal ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar digital dan pengguna belanja daring terbesar di kawasan Asia.

"Potensi ini menjadi peluang bagi pengusaha UMKM kita untuk naik kelas.

>>> Daniel Wenas: Mental Pemain Hornbills Teruji Jelang Final IBL

Era digital menjadikan daya saing tidak hanya ditentukan oleh lokasi usaha, tetapi juga kemampuan memanfaatkan inovasi teknologi, data, dan jaringan digital," ujar Yogia.

Ia menjelaskan pertumbuhan ekonomi digital nasional ditopang pesatnya perkembangan perdagangan elektronik, layanan transportasi dan pengantaran berbasis digital, pembayaran digital, serta berbagai inovasi teknologi.

Transformasi digital memungkinkan UMKM meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, mengoptimalkan pengelolaan data, serta memperkuat kolaborasi dan kemitraan.

Perkembangan teknologi digital juga mendorong perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kemudahan, kecepatan, dan akses layanan berbasis digital.

Pelaku UMKM perlu beradaptasi agar tidak tertinggal.

>>> BPS Terjunkan 4.082 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026 di DIY

"Digitalisasi diharapkan mampu mendorong UMKM berevolusi menjadi kekuatan ekonomi baru yang tidak hanya berdaya saing di pasar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar global," ujar Yogia.