Persaingan di Grup A Piala Dunia 2026 semakin ketat setelah Afrika Selatan menahan imbang Republik Ceko dengan skor 1-1.

Laga sengit tersebut berlangsung di Atlanta Stadium pada Kamis, 18 Juni 2026 malam WIB.

in1

>>> Harga Emas Dunia Turun Akibat Sinyal Hawkish The Fed dan Dolar Menguat

Hasil ini membuat kedua tim harus puas berbagi satu angka. Afrika Selatan dan Republik Ceko kini sama-sama mengoleksi satu poin di papan klasemen sementara Grup A.

Afrika Selatan hampir menelan kekalahan dalam pertandingan tersebut. Bafana Bafana baru bisa menyamakan kedudukan menjelang peluit panjang berkat eksekusi penalti dari Teboho Mokoena.

Meski mengapresiasi kerja keras skuadnya, pelatih kepala Afrika Selatan Hugo Broos merasa timnya pantas meraih kemenangan.

Pelatih asal Belgia itu kemudian melontarkan kritik tajam terhadap pendekatan taktik yang diterapkan oleh kubu lawan.

Dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan, Hugo Broos secara terbuka menyatakan ketidakpuasannya terhadap gaya permainan Republik Ceko. Menurutnya, tim lawan terlalu mengandalkan keunggulan postur tubuh.

"Republik Ceko adalah tim yang mengandalkan fisik dan mereka tidak suka bermain sepak bola atau permainan umpan," kata Broos.

Arsitek strategi berusia 74 tahun tersebut menilai lawannya sengaja menerapkan skema bola mati dan umpan lambung langsung ke jantung pertahanan Afrika Selatan demi memenangkan duel udara.

"Lapangan itu sangat lurus, dan mereka memiliki pemain yang cocok untuk itu. Semua pemainnya tinggi.

Jadi itu berarti bagi kami sangat sulit menghadapi bola-bola tinggi itu," ujarnya.

Walau melayangkan kritik, Hugo Broos menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati keputusan juru taktik Republik Ceko dalam meracik strategi tim.

"Dan inilah yang dilakukan Republik Ceko, dan oke, itu taktik. Saya tidak bisa mengatakan mengapa begini atau mengapa begitu.