Pelatih Portugal Roberto Martinez membela keputusannya mempertahankan Cristiano Ronaldo di lapangan selama 90 menit saat timnya ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026.

Hasil imbang tersebut memicu kritik terhadap performa Ronaldo yang kini berusia 41 tahun. Sang kapten gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

in1

>>> Kesepakatan Damai AS-Iran Berpotensi Perkuat Fiskal dan Investasi Indonesia

Kegagalan mencetak gol ini memperpanjang catatan buruk Ronaldo yang belum menyumbang gol dalam lima laga Piala Dunia berturut-turut, serta mandul dalam 10 pertandingan beruntun di turnamen besar sejak Juni 2021.

Martinez: Tidak Masuk Akal Tarik Ronaldo

Meskipun Ronaldo belum memberikan dampak besar, Martinez menegaskan tidak berpikir untuk mengganti penyerang legendaris tersebut demi mengejar kemenangan.

"Bagi saya tidak masuk akal menarik keluar pencetak gol terbaik dalam sejarah sepak bola saat tim membutuhkan gol," kata Martinez.

Martinez juga menyoroti performa kolektif timnya yang sempat unggul cepat melalui gol Joao Neves pada menit keenam. Namun, situasi tersebut justru membuat Portugal bermain terlalu konservatif.

>>> Swiss Hancurkan Bosnia 4-1 di Kualifikasi Piala Dunia 2026

"Kami memulai pertandingan dengan sangat, sangat baik.

Biasanya ketika mencetak gol lebih dulu, emosi dari gol itu membantu tim untuk mengendalikan pertandingan dan berusaha mencetak gol kedua.

Tetapi yang terjadi justru sebaliknya," ujar Martinez.

Perubahan ritme permainan Portugal memberikan kesempatan bagi RD Kongo untuk menyamakan kedudukan. Sementara itu, Kolombia memimpin Grup K usai menang 2-1 atas Uzbekistan.

>>> Promo I Love J.CO: 6 Paket Spesial Mulai 4 Mei 2026

Pertandingan berikutnya bagi Portugal dijadwalkan berlangsung di Houston melawan Uzbekistan pada Rabu (24/6/2026) pukul 00.00 WIB.