Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) secara resmi mengumumkan perombakan besar-besaran dalam struktur kepengurusan dan kepelatihan tim nasional.

Langkah drastis ini ditandai dengan berakhirnya kerja sama dengan sejumlah sosok penting, termasuk CEO Tim Nasional Malaysia serta jajaran staf pelatih.

in1

>>> CEO Toyota Akui Perusahaan Punya Terlalu Banyak Model Mobil

FAM mengonfirmasi bahwa kontrak CEO Tim Nasional, Rob Friend, telah diputus atas kesepakatan bersama yang berlaku efektif sejak 1 Juni 2026.

Selain itu, pelatih kepala Peter Cklamovski beserta staf teknis senior, yaitu Matthew Smith dan Seiya Imazaki, juga mengakhiri kontrak mereka pada 16 Juni 2026.

Rentetan kepergian ini terjadi di tengah periode menantang bagi sepak bola Malaysia, terutama setelah skandal pemalsuan identitas tujuh pemain naturalisasi yang sempat memicu sanksi dari FIFA.

Peter Cklamovski menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang telah diberikan selama menukangi Harimau Malaya.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat atas dukungan dan pengertian mereka terhadap keputusan saya bahwa sudah saatnya bagi saya untuk menghadapi tantangan baru," kata Cklamovski.

>>> Manchester United Harapkan Marcus Rashford Kembali ke Carrington Usai Piala Dunia 2026

Pelatih kelahiran Sydney pada 16 Oktober 1978 itu juga menyatakan harapannya agar sepak bola Malaysia terus maju.

Perombakan ini tidak hanya menyentuh tim senior, tetapi juga skuad U23.

Pelatih kepala Timnas U23 Malaysia, Nafuzi Zain, bersama pelatih kiper Mohd Yazid Mohd Yassin, turut mengakhiri masa bakti mereka pada 15 Juni 2026.

Nafuzi Zain yang dikenal dekat dengan skuad muda Malaysia juga mengungkapkan perasaan berat hatinya saat harus berpamitan.

>>> Pratinjau AS vs Australia: Duel Transisi Cepat dan Ketajaman Penyerang

"Tentu saja tidak mudah untuk mengucapkan selamat tinggal kepada tim yang sangat dekat di hati saya," kata Nafuzi Zain.