Ducati Indonesia resmi meluncurkan sepeda motor petualangan generasi terbaru, Ducati DesertX V2 2026, pada Jumat, 19 Juni 2026.

Kendaraan enduro ini membawa pembaruan besar pada sektor mesin, sasis monokok, serta penyesuaian ergonomi berkendara untuk kebutuhan lintasan off-road maupun touring.

in1

>>> BI Rate Diprediksi Bertahan di 5,75% Hingga Akhir Tahun

Mesin Baru 890 cc Tanpa Desmodromic

Pembaruan paling mendasar terletak pada dapur pacu yang kini mengandalkan mesin V2 berkapasitas 890 cc.

Pabrikan asal Italia tersebut menanggalkan sistem katup Desmodromic ikonik mereka dan menggantinya dengan teknologi spring valve demi menyederhanakan efisiensi serta perawatan.

Mesin baru ini mampu memproduksi tenaga maksimal hingga 110 hp pada putaran 9.000 rpm dan torsi puncak sebesar 92 Nm di 7.000 rpm.

Pengendalian performa didukung oleh struktur dedicated monocoque chassis yang dirancang khusus untuk mempermudah akses perawatan komponen esensial seperti airbox, serta dipadukan dengan subframe trellis pada bagian belakang.

Kenyamanan dan Fitur Elektronik

Sisi kenyamanan berkendara ditingkatkan melalui revisi tangki bahan bakar berkapasitas 18 liter yang kini berdesain lebih ramping untuk mendukung posisi berkendara saat berdiri.

>>> IHSG Berbalik Menguat pada Sesi I Setelah Sempat Melemah

Area kemudi dilengkapi dengan rally tower yang berfungsi sebagai dudukan perangkat navigasi atau ponsel pintar, serta jok baru yang diklaim lebih nyaman untuk perjalanan jarak jauh.

Pada bagian kaki-kaki, motor berbobot basah 209 kg ini mengandalkan suspensi depan upside-down KYB 46 mm dengan travel 230 mm, serta monoshock KYB di belakang dengan travel 220 mm yang keduanya dapat diatur sepenuhnya.

Roda depan menggunakan velg jari-jari tubeless ukuran 21 inci dan belakang 18 inci yang dibalut ban Pirelli Scorpion Rally Street.

Fitur keselamatan mutakhir berbasis 6-axis Inertial Measurement Unit (6D IMU) turut disematkan, meliputi Cornering ABS 4 level, Ducati Traction Control (DTC), Ducati Wheelie Control (DWC), Engine Brake Control (EBC), hingga Ducati Quick Shift (DQS) 2.0.

>>> Harga Emas Antam 19 Juni 2026 Turun Rp 30.000 Per Gram

Seluruh sistem elektronik dan informasi kendaraan dapat diatur melalui panel instrumen layar TFT 5 inci beresolusi 800 x 400 piksel dengan enam pilihan Riding Mode, yaitu Sport, Touring, Urban, Wet, Enduro, dan Rally.