Peluang Indonesia untuk tetap berada dalam klasifikasi Emerging Market (EM) Morgan Stanley Capital International (MSCI) dinilai masih terbuka lebar.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyebut keunggulan pasar domestik terlihat dari aspek kepemilikan asing (foreign ownership) dan jumlah saham yang memenuhi kriteria.

in1

>>> Amar Bank Cetak Laba Bersih Rp71,12 Miliar di Kuartal I 2026, Bagikan Dividen Rp110,1 Miliar

Foreign ownership Indonesia berada di atas China dan India, dengan 11 saham yang memenuhi kriteria ukuran dan likuiditas.

Jumlah tersebut jauh di atas syarat minimum satu saham, menurut kajian Mirae Asset pada Jumat (19/6/2026).

Hasil Market Accessibility Review MSCI

Market Accessibility Review MSCI terbaru tidak memberikan kejutan negatif bagi pelaku pasar.

Dari 18 ukuran aksesibilitas pasar, hanya aspek information flow yang turun satu tingkat, sementara indikator lainnya stabil.

Kekhawatiran penurunan status menjadi Frontier Market dinilai berlebihan oleh Mirae Asset.

Penurunan bobot Indonesia dalam indeks MSCI dari 1,16 persen menjadi 0,45 persen sejak awal tahun tidak mencerminkan pelemahan fundamental.

Status Emerging Market diproyeksikan bertahan dalam Annual Market Classification Review pada 24 Juni 2026.

Keputusan ini diharapkan mereduksi ketidakpastian yang membayangi pasar keuangan domestik.

>>> Harga Emas Antam 19 Juni 2026 Turun Rp 30.000, Kini Rp 2.673.000 per Gram

Catatan MSCI tentang Keterbukaan Informasi

MSCI sebelumnya menurunkan penilaian aspek information flow menjadi negatif akibat kekhawatiran transparansi kepemilikan saham.

Laporan MSCI 2026 Global Market Accessibility Review menyoroti urgensi kesetaraan akses informasi bagi investor internasional.

Rincian struktur kepemilikan saham emiten tidak selalu disajikan lengkap dalam bahasa Inggris.

Selain itu, terdapat indikasi perdagangan terkoordinasi yang dapat mengganggu pembentukan harga wajar.

Keterbatasan Transaksi Valas dan Short Selling

MSCI juga menyoroti belum tersedianya fasilitas overdraft valuta asing bagi investor internasional.

Mekanisme short selling di pasar modal domestik masih menghadapi sejumlah regulasi pembatasan.

Meski memberikan catatan perbaikan, MSCI saat ini tetap menempatkan Indonesia dalam kelompok Emerging Market.

>>> IHSG Melemah ke Level 6.161 pada Perdagangan Sesi I

Informasi lebih lanjut akan tersedia pada 23 Juni 2026, bersamaan dengan pengumuman Annual Market Classification Review.