Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Jumat pagi. Indeks terkoreksi 10,88 poin atau 0,18 persen ke posisi 6.161,46.

Pelemahan juga terjadi pada kelompok saham unggulan dalam Indeks LQ45. Indeks tersebut turun 2,37 poin atau 0,38 persen ke level 614,55.

in1

>>> Inul Daratista: Musik Dangdut Sudah Lama Mendunia

Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat justru ditutup menguat pada sesi sebelumnya.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,14 persen ke 51.564,70, S&P 500 menguat 1,08 persen ke 7.500,58, dan Nasdaq Composite melonjak 1,91 persen ke 26.517,93.

Investor Tunggu Hasil Review MSCI

Perhatian utama pelaku pasar saat ini tertuju pada pengumuman MSCI Global Market Accessibility Review.

Hasil penilaian ini dinilai krusial karena berpotensi memengaruhi pandangan investor global terhadap aksesibilitas pasar modal Indonesia.

>>> Denny Siregar Ungkap Alasan Rumah Produksi Jarang Garap Film Konflik Sejarah

Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas menyebut sentimen MSCI menjadi katalis utama bagi arus modal asing. Jika hasilnya positif, peluang masuknya dana asing ke pasar domestik semakin terbuka.

Selain faktor MSCI, pelaku pasar juga mencermati dampak kebijakan Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,75 persen.

Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang masih tertekan.

Dari eksternal, perkembangan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran turut menjadi perhatian karena berhasil menekan harga minyak dunia.

>>> China Dukung Nota Kesepahaman AS-Iran untuk Redakan Ketegangan Timur Tengah

Secara teknikal, IHSG mampu pullback di atas level support 6.071-5.931 dan berpotensi menguat menuju resistance terdekat pada 6.300-6.350, jelas tim riset.