Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan mengucurkan insentif pendanaan tambahan bagi klub-klub Super League mulai musim 2026/2027.

Langkah ini diambil sebagai strategi menjaga pembinaan talenta pesepak bola domestik.

in1

>>> DJP Sebut Program Makan Bergizi Gratis Berpotensi Amankan Pajak

Kebijakan apresiasi finansial tersebut menyasar jajaran klub yang lebih banyak memberikan menit bermain bagi pilar lokal.

Upaya ini diharapkan mampu menyeimbangkan iklim kompetisi di tengah tren peningkatan kuota legiun asing.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memaparkan kabar mengenai regulasi baru ini dalam agenda rapat kerja bersama Komisi X DPR RI beberapa waktu lalu.

Skema Insentif dan Aturan Pemain Asing

Sistem kompetisi tertinggi di Indonesia sebenarnya sudah mengizinkan pihak klub untuk mengontrak hingga 11 pemain asing sepanjang musim.

Kuota tersebut mulai berlaku sejak bergulirnya kompetisi musim lalu.

Dari total legiun asing yang dikontrak, setiap tim diperbolehkan mendaftarkan 9 nama ke dalam susunan line-up pertandingan.

Sementara itu, batas maksimal pemain asing yang merumput secara bersamaan di lapangan adalah 7 orang.

Pihak federasi memastikan ketentuan mengenai legiun asing tersebut tidak mengalami perubahan untuk musim depan. Namun, PSSI bersama I League menyusun formula khusus agar talenta lokal tidak kehilangan panggung.

>>> Superindo Diskon Gurame hingga Deterjen pada 12 Mei 2026

"Aturannya itu didaftarkan sebelas (pemain asing) selama satu musim, ketika partai itu sembilan pemain (bisa didaftarkan) karena bisa saja cedera, yang dari sebelas pemain itu yang bermain tujuh pemain," kata Erick Thohir.

Skema pemberian kucuran dana segar dari PSSI dan I League ini akan dihitung secara proporsional. Jumlah nominal insentif bakal disesuaikan dengan tingkat konsistensi klub dalam menurunkan pemain Indonesia.