Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah setelah sempat melemah pada awal perdagangan sesi I, Jumat (19/6/2026).

Berdasarkan data RTI, IHSG dibuka turun 10,88 poin atau 0,18 persen ke posisi 6.161,45.

in1

>>> BGN Hentikan Program Makan Gratis di 76 Sekolah, Alihkan ke Daerah 3T

Namun, indeks kemudian bergerak di zona hijau dalam rentang 6.156 hingga 6.203.

Volume perdagangan menit-menit awal mencapai 1,66 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,12 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 97.936 kali transaksi.

Sebanyak 325 saham menguat, 129 saham melemah, dan 178 saham stagnan.

Lima Saham Top Gainers

Lima saham mencatat lonjakan harga antara 4 persen hingga 20 persen dan masuk dalam kelompok top gainers.

Saham PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) melonjak 20 persen ke Rp 84. PT Citatah Tbk (CTTH) naik 14,62 persen ke Rp 149.

>>> Ducati Indonesia Luncurkan DesertX V2 2026 dengan Mesin Baru 890 cc

PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) melesat ke Rp 89. PT Mitra Pedagangan Indonesia Tbk (MPIX) menguat 5,32 persen ke Rp 99.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 4,49 persen ke posisi Rp 815.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah melemah ke level Rp 17.800 per dolar AS. Harga emas dan perak Antam juga mengalami penurunan.

Secara teknikal, IHSG diproyeksikan mengalami tekanan dengan support di 6.125 dan resistance di 6.221. Indikator Stochastic menunjukkan pola dead cross di area overbought.

Reliance Sekuritas dalam risetnya memperkirakan IHSG hari ini akan melemah. Pihaknya merekomendasikan saham BBNI, UNVR, CDIA, dan WIFI.

>>> BI Rate Diprediksi Bertahan di 5,75% Hingga Akhir Tahun

Sementara itu, bursa regional Asia mayoritas menguat. Indeks Nikkei 225 naik 1,33 persen dan Kospi menguat 2,82 persen.