Pelatih Bogor Hornbills Cesar Camara menilai kurangnya fokus pada dua menit terakhir menjadi penyebab kekalahan timnya dari Pelita Jaya Jakarta dalam pertandingan pertama final IBL 2026.

Laga yang berlangsung di GMSB, Jakarta, Jumat (19/6) itu berakhir dengan skor 87-90 setelah babak tambahan (overtime).

in1

>>> Prabowo Minta Erick Thohir Benahi Kompetisi Demi Timnas ke Piala Dunia

Hasil ini membuat Pelita Jaya unggul 1-0 dalam seri final best-of-five.

"Kami harus menemukan cara yang lebih bagus untuk menutup pertandingan karena kesempatan untuk menang sebenarnya ada sampai menit-menit terakhir, kuarter keempat," kata Camara seusai pertandingan.

Ia menjelaskan bahwa detail permainan pada fase penentuan menjadi faktor yang membuat Hornbills gagal mencuri kemenangan.

Timnya sebenarnya mampu menjalankan sebagian besar rencana permainan dan bersaing ketat hingga akhir.

Namun, beberapa keputusan serta eksekusi yang kurang maksimal pada penghujung laga membuat peluang meraih kemenangan lepas.

Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, timnya sempat berada dalam posisi yang memungkinkan untuk mengendalikan jalannya laga.

Kontribusi pemain lokal Pelita Jaya pada momen krusial serta keberhasilan lawan memanfaatkan peluang di akhir pertandingan menjadi pembeda hasil akhir.

>>> Uni Eropa Terbelah Soal Negosiasi dengan Rusia

Camara menekankan perlunya perbaikan penyelesaian serangan dan pengambilan keputusan saat tekanan meningkat.

Small forward Bogor Hornbills Muhammad Fhirdan Guntara mengakui para pemain sudah memahami pola permainan Pelita Jaya dan mampu mengimbangi lawan selama sebagian besar pertandingan.

Namun, kesalahan kecil pada saat krusial membuat tim menanggung akibatnya.

"Hal-hal kecil pada menit akhir pertandingan menjadi pelajaran penting, karena lawan mampu menghukum (mengambil keuntungan) dari setiap kesalahan yang kami buat," ujar Fhirdan.

Dalam laga tersebut, Bogor Hornbills sempat unggul sembilan poin saat sisa waktu 2,5 menit pada kuarter keempat.

Namun, ketidaktenangan dan kurangnya fokus membuat Pelita Jaya menyamakan kedudukan, memaksa laga ke overtime, dan akhirnya memenangi pertandingan.

Fhirdan optimistis timnya tidak akan larut dalam kesedihan.

>>> League Cup Hanya Diikuti Klub Super League dan Championship

Evaluasi ini akan menjadi fokus utama untuk mempersiapkan diri menghadapi laga kedua final yang akan digelar di tempat yang sama pada Minggu (21/6).