Perum Bulog Cabang Timika mengalokasikan bantuan pangan sebesar 919 ton untuk Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 45.983 Penerima Bantuan Pangan (PBP) selama periode Februari hingga Maret 2026.

in1

>>> Carlo Ancelotti Akui Brasil Gugup Saat Ditahan Imbang Maroko

Kepala Perum Bulog Cabang Timika Dedy Wahyudi menyatakan bahwa seluruh proses penyaluran dilakukan melalui transportasi udara. Pasokan beras diangkut dari Kota Timika menuju enam bandara di wilayah Puncak.

“Kendala di Kabupaten Puncak meliputi jarak tempuh yang jauh, cuaca, dan faktor keamanan. Kami menggunakan enam bandara penerima untuk mendistribusikan beras ke distrik-distrik,” ujar Dedy di Timika, Jumat.

Setiap hari, pesawat mampu mengangkut 10 hingga 15 ton beras bantuan pangan menuju Puncak.

>>> John Herdman Fokus Siapkan Timnas Hadapi Piala AFF dan FIFA ASEAN

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menetapkan batas akhir penyaluran pada 30 Juni, namun Bulog menargetkan penyelesaian lebih cepat.

Dedy mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Puncak dalam proses distribusi. “Pemda sangat membantu, mereka langsung menerima dan menyerahkan bantuan di lapangan,” tambahnya.

>>> Pemerintah Diminta Gunakan Pendekatan Komunitas untuk Sosialisasi KBLI 2025

Setiap PBP menerima 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng per bulan. Penyaluran ini merupakan penugasan dari Bapanas kepada Perum Bulog Timika.