Bulog Salurkan 946,8 Ribu Ton Cadangan Beras Pemerintah hingga Juni 2026
Perum Bulog telah menyalurkan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 946,8 ribu ton hingga 18 Juni 2026.
Penyaluran tersebut dialokasikan untuk berbagai program, termasuk bantuan pangan beras sebesar 550,1 ribu ton dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras sebanyak 348,5 ribu ton.
>>> Panselnas Hapus Penalti Rp 100 Juta bagi Calon Manajer Koperasi Desa
Selain itu, sebanyak 36,8 ribu ton disalurkan untuk golongan anggaran dan 11,3 ribu ton untuk tanggap darurat.
Hingga pertengahan Juni 2026, total stok beras yang tersimpan di gudang Bulog mencapai 5,2 juta ton.
Pasokan jumbo ini berasal dari pengadaan setara beras produksi dalam negeri sejak awal tahun sebesar 3,18 juta ton, ditambah sisa persediaan akhir tahun 2025 sebesar 3,24 juta ton tanpa impor.
Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Impor Beras
Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengonfirmasi bahwa ketersediaan beras nasional sangat mencukupi.
"Beras kita melimpah. Semua gudang kita penuh dengan beras sekarang ini.
Stok sekarang 5,2 juta ton. Kemampuan gudang kita 3 juta ton.
Kita sudah sewa 2,3 juta ton dan ini tertinggi selama merdeka," ujarnya dalam keterangan resmi pada Jumat, 19 Juni 2026.
>>> FFI 2026 Buka Pendaftaran Karya Sinema dan Kritik Film
Ia menegaskan bahwa melimpahnya pasokan dalam negeri membuat pemerintah tidak merencanakan impor beras.
"Kalau dulu, stok di Bulog hanya 1 juta ton kemudian harga naik, kesimpulannya impor. Sekarang berbeda.
Kita surplus. Kita sudah swasembada," tambahnya.
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, memaparkan data historis penyaluran beras dalam beberapa tahun terakhir.
Akumulasi penyaluran beras sepanjang 2023 hingga 2025 mencapai 7,75 juta ton, dengan rincian 2,76 juta ton pada 2023, 3,37 juta ton pada 2024, dan 1,62 juta ton pada 2025.
Menurut Ketut, berbagai skema penyaluran yang berjalan baik akan terus bergulir sepanjang tahun untuk menjaga keseimbangan pasokan dari hulu ke hilir.
>>> Richard Lee Hadapi Dakwaan Kasus Kosmetik Ilegal di Pengadilan
"Saat ini pemerintah fokus pada penyerapan panen petani untuk CBP. Ini juga diiringi dengan pelaksanaan program penyaluran ke masyarakat sampai akhir tahun nanti," ujarnya.
Update Terbaru
Netflix Konfirmasi All of Us Are Dead Season 2 Siap Tayang
Jumat / 19-06-2026, 09:22 WIB
Hyundai E&C Hillstate Resmi Rekrut Megawati Hangestri Pertiwi untuk V-League
Jumat / 19-06-2026, 09:21 WIB
Indonesia Berpeluang Pertahankan Status Emerging Market MSCI
Jumat / 19-06-2026, 09:21 WIB
Amar Bank Cetak Laba Bersih Rp71,12 Miliar di Kuartal I 2026, Bagikan Dividen Rp110,1 Miliar
Jumat / 19-06-2026, 09:21 WIB
Harga Emas Antam 19 Juni 2026 Turun Rp 30.000, Kini Rp 2.673.000 per Gram
Jumat / 19-06-2026, 09:21 WIB
IHSG Melemah ke Level 6.161 pada Perdagangan Sesi I
Jumat / 19-06-2026, 09:21 WIB
Harga Emas Antam di Pegadaian 19 Juni 2026 Turun Rp 31.000
Jumat / 19-06-2026, 09:20 WIB
Kemensos Permudah Cek Bansos BPNT 2026 Secara Online
Jumat / 19-06-2026, 09:20 WIB
Ricky Perdana Beri Hadiah Cincin dan Kalung Unik dari ASI untuk Istri
Jumat / 19-06-2026, 09:20 WIB
Harga Emas Antam 19 Juni 2026 Anjlok Rp 30.000 Per Gram
Jumat / 19-06-2026, 09:20 WIB
IHSG Berbalik Arah, Lima Saham Catat Kenaikan Signifikan
Jumat / 19-06-2026, 09:20 WIB
Polres Bogor Ajak 80 Anak Yatim Belanja Perlengkapan Sekolah
Jumat / 19-06-2026, 09:20 WIB
BGN Hentikan Program Makan Gratis di 76 Sekolah, Alihkan ke Daerah 3T
Jumat / 19-06-2026, 09:17 WIB
Ducati Indonesia Luncurkan DesertX V2 2026 dengan Mesin Baru 890 cc
Jumat / 19-06-2026, 09:17 WIB






