Kementerian PKP Renovasi 11 Rumah Tak Layak Huni di Matraman

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) segera merenovasi sebelas rumah tak layak huni di Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyebut kesenjangan kondisi rumah di lokasi tersebut sangat tinggi. "Tadi teman-teman lihat rumahnya kesenjangannya sangat tinggi.
>>> Meksiko Taklukkan Korea Selatan Melalui Gol Tunggal Luis Romo
Di mana rumahnya sangat memprihatinkan, penghasilannya juga satu juta (rupiah)," kata Maruarar saat meninjau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Palmeriam, Jumat.
Renovasi akan dimulai pada 24 Juni mendatang dan ditargetkan rampung pada 24 Agustus 2026. Selama pengerjaan, penghuni akan mendapat subsidi untuk mengontrak rumah selama dua bulan.
Maruarar menjelaskan pemberian bantuan perbaikan rumah merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan data tersebut, sebanyak 11 rumah di Kelurahan Palmeriam akan direnovasi agar kembali layak huni.
"Maka intervensi-intervensi negara itu mutlak hadir untuk mengatasi soal kemiskinan, rumah layak huni juga kesenjangan," ujar Maruarar.
>>> Veda Ega Pratama Finis ke-15 di Practice Moto3 Ceko 2026
Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto.
Pemerintah memperkuat upaya pengurangan rumah tidak layak huni (RTLH) melalui percepatan program BSPS atau bedah rumah yang ditargetkan mencapai 400 ribu unit pada tahun 2026.
Maruarar mengatakan pemerintah tengah meningkatkan skala program perbaikan rumah secara signifikan.
Ia mencontohkan jumlah rumah yang ditangani di Jakarta melonjak dari 158 unit pada tahun lalu menjadi 10.000 unit pada tahun ini.
>>> DPR Terima Audiensi Mahasiswa yang Gelar Aksi di Depan Parlemen
Menurutnya, percepatan program tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan instansi terkait agar program ini bisa terakselerasi secara optimal.
Update Terbaru
Mendukbangga Apresiasi Penurunan Stunting di Kulon Progo di Bawah Rata-rata Nasional
Jumat / 19-06-2026, 20:36 WIB
Kemdikdasmen Dukung Beasiswa S1 Fast Retailing Foundation ke Jepang
Jumat / 19-06-2026, 20:36 WIB
Pesta Timuran Jaksel Siap Gelar Festival Musik dan Budaya di CIBIS Park
Jumat / 19-06-2026, 20:36 WIB
Rusia dan Mesir Sepakat Perluas Kerja Sama Kontra-Terorisme
Jumat / 19-06-2026, 20:35 WIB
RUU HAM Hadirkan Perlindungan Khusus bagi Pembela Hak Asasi Manusia
Jumat / 19-06-2026, 20:35 WIB
Great World Circus 2 On Ice Hadir di Makassar Isi Liburan Sekolah
Jumat / 19-06-2026, 20:35 WIB
Pemprov Banten Percepat Pembangunan PLTS di Pulau Tunda untuk Listrik 24 Jam
Jumat / 19-06-2026, 20:33 WIB
BSKDN Gelar Forum Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah untuk Kawal Program Presiden
Jumat / 19-06-2026, 20:33 WIB
BSI Berdayakan Mustahik Lewat Program Waste Management, Sampah Jadi Tabungan Emas
Jumat / 19-06-2026, 20:33 WIB
Dasco Telepon Bahlil dan Kepala BGN Saat Audiensi Mahasiswa di DPR
Jumat / 19-06-2026, 20:32 WIB
Fabio Quartararo Buka Suara Usai Absen Tes Motor Baru Yamaha 850 cc
Jumat / 19-06-2026, 20:32 WIB
PT Bumi Siak Pusako Tunjuk Robi Junipa sebagai Direktur Baru
Jumat / 19-06-2026, 20:32 WIB
70% Gen Z Andalkan Orang Tua Saat Cari Kerja, Ada yang Ditemani Wawancara
Jumat / 19-06-2026, 20:28 WIB
Gapembi Kritik Kurangnya Komunikasi dalam Surat Edaran Makan Bergizi Gratis
Jumat / 19-06-2026, 20:28 WIB






