PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) siap membagikan dividen tunai final sebesar Rp 1,4 triliun dari laba bersih tahun buku 2025.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 18 Mei 2026.

in1

>>> Pria Wajib Tahu: Pilih Aroma Parfum Sesuai Karakter dan Aktivitas

Dividen yang dikucurkan setara dengan Rp 103,3 per saham, atau sekitar 19% dari total laba bersih perusahaan.

Pembayaran dividen dijadwalkan pada 12 Juni 2026.

Sepanjang tahun 2025, Saratoga membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 7,31 triliun.

Capaian ini didorong oleh peningkatan nilai investasi dan kontribusi positif dari portofolio perseroan.

Total ekuitas perusahaan hingga akhir 2025 tercatat sekitar Rp 59,89 triliun.

>>> JIPS 2026 Hadirkan Aktivitas Interaktif bagi Pencinta Satwa

Kinerja Keuangan Melonjak

Laba bersih Saratoga pada 2025 mencapai Rp 7,32 triliun, melonjak 122,4% secara year on year (YoY) dibandingkan Rp 3,29 triliun pada 2024.

Pendapatan perusahaan naik 31,4% YoY menjadi Rp 7,02 triliun dari sebelumnya Rp 5,34 triliun.

EBITDA meningkat 32,8% YoY menjadi Rp 6,79 triliun, dan laba bersih per saham tercatat Rp 539,54 per lembar.

Saratoga merupakan perusahaan investasi aktif yang didirikan oleh Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno pada 1997, dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 2013.

Perseroan memiliki portofolio terdiversifikasi di sektor sumber daya alam, energi, infrastruktur, telekomunikasi, layanan kesehatan, produk konsumen, dan teknologi digital.

>>> Massa dari Berbagai Daerah di Jakarta Dukung Kebijakan Prabowo

Beberapa investasi utama meliputi PT Adaro Andalan Indonesia Tbk, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).